FENOMENA NGUKUR BONDHO SEBAGAI SYARAT PERNIKAHAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung)

ERLINA ARVIANI, 12102173098 (2021) FENOMENA NGUKUR BONDHO SEBAGAI SYARAT PERNIKAHAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (873kB) | Preview
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Erlina Arviani, 12102173098, Fenomena Ngukur bondho Sebagai Syarat Pernikahan Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung), Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, IAIN Tulungagung 2021, Pembimbing: Ladin, S.H.I., M. H. Kata Kunci: Ngukur bondho, Syarat, Pernikahan, Hukum Islam Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi adanya fenomena ngukur bondho sebagai syarat pernikahan di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, dimana keluarga calon pasangan wanita dalam memilih calon suami akan mengukur kondisi ekonomi calon pasangan laki-laki sehingga harta djadikan sebagai tolak ukur yang utama dalam sebuah pernikahan Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana fenomena ngukur bondho sebagai syarat pernikahan di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung, 2) Bagaimanakah fenomena ngukur bondho sebagai syarat dalam pernikahan menurut perspektif hukum Islam?. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat sebagian masyarakat yang melakukan ngukur bondho sebagai syarat pernikahan di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung yang mana sangat mengutamakan unsur ekonomi atau kekayaan. Hal ini bertujuan agar tercukupinya kebutuhan ekonomi keluarga dan keturunannya serta bukti tanggung jawab suami untuk menafkahi istrinya. Ngukur bondho di amati selama proses perkenalan antara pihak laki-laki dan keluarga pihak perempuan, terdapat umpan balik pertanyaan dari pihak keluarga perempuan seputar harta dan pekerjaan sehingga prosesi lamaran sebagai penentu direstui atau tidaknya untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan 2) Dalam perspektif hukum Islam terhadap fenomena ngukur bondho sebagai syarat pernikahan bukan termasuk dalam konsep kafa’ah karena menimbulkan kemudharatan yaitu mementingkan harta sehingga mengenyampingkan agama, dikhawatirkan melakukan perbuatan yang bertentangan dengan syara’ demi mendapatkan restu dari orang tua mempelai wanita dan menimbulkan ketimpangan sosial karena perbedaan status ekonomi.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: S1 12102173098 ERLINA ARVIANI
Date Deposited: 20 Aug 2021 05:04
Last Modified: 23 Aug 2021 03:22
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/21146

Actions (login required)

View Item View Item