SPRITUALITAS PADA KORBAN BULLYING PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DARUR ROJA’ SELOKAJANG-SRENGAT-BLITAR

SRI LESTARI, 17303163009 (2021) SPRITUALITAS PADA KORBAN BULLYING PONDOK PESANTREN SALAFIYAH DARUR ROJA’ SELOKAJANG-SRENGAT-BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (6MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Abstrak Sri lestari, 17303163009, Spiritualitas Pada Korban Bullying Pondok Pesantren Salafiyah Darur Roja’ Selokajang – Srengat – Blitar , Jurusan Tasawuf Dan Psikoterappi Fakultas Ushludin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri Syarif Ali Rahmatullah Tulungagung. 2021, Citra Ayu Kumala Sari. M.Psi Ada dua permasalahn yang menjadi fokus dalam penelitian ini, yaitu : apa yang menjadi faktor terjadinya bullying di pondok pesantren ? dan bagaimana dinamika spiritualitas pada korban bullying dipondok pesantren ? Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. sumber datanya adalah korban bullying yang merupakan santri di pondok pesantren salafiyah darur roja’. Data di kumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumen. Selanjutnya data dianalisi melalui reduksi data , penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa : (1) a. Faktor usia, b. Faktor keadaan , dan c. Faktor pergaulan. Lingkungan pesantren dimana santri netap dan melakukan interaksi sosial sejak pertama menginjkakna kaki di pondok, dimana santri akan bermain dan tumbuh kembang serta sering terjadi percecokan antar teman, anak yang usianya lebih muda biasanya akan menjadi sasaran perilaku bullying yang dilakukan oleh anak yang lebih dewasa atau usianya lebih. (2) kebanyak anak yang menjadi korban bullying akan mengalami krisis kepercayaan diri , takut untuk melakukan sesuatu karena trauma. ia akan sulit untuk move on dari kejadian itu, tetapi anak yang menjadi korban bullying dengan seiring berjalannya waktu pengetahuan tentang spiritualias akan merubah cara berfikir dan menenangkan hati (mengikhlaskan / melapangkan dada) dan korban bullying tersebut akan menjadikan bullying tersebut motivasi untuk terus belajar dan memperbaiki diri menjadi lebih baik. Kata kunci : spiritulitas, korban bullying, pondok

Item Type: Skripsi
Subjects: Bullying
Bimbingan dan Konseling Islam > Kenakalan Remaja
Pendidikan Islam > Pondok pesantren
Agama > Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: S1 17303163009 SRI LESTARI
Date Deposited: 25 Jan 2022 06:08
Last Modified: 25 Jan 2022 06:08
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/24393

Actions (login required)

View Item View Item