PENGARUH PENAMBAHAN AIR LIMBAH NASI DAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEMPE UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA E-BOOKLET

ASMAUL HUSNA, 12208173127 (2022) PENGARUH PENAMBAHAN AIR LIMBAH NASI DAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEMPE UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERUPA E-BOOKLET. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (727kB)
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (493kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (530kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (690kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (863kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (538kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB VI.pdf

Download (311kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (329kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan Judul “Pengaruh Penambahan Air Limbah Nasi Dan Air Limbah Industri Tempe Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Tomat Sebagai Media Pembelajaran Berupa E-Booklet” ditulis oleh Asmaul Husna, NIM 12208173127, Dosen Pembimbing Dr. Eni Setyowati, S.Pd., M.M. Kata Kunci: Tomat, Limbah Nasi, Limbah Industri Tempe, E-Booklet Banyaknya limbah nasi dan limbah industri tempe yang dibuang begitu saja tanpa adanya pengolahan yang baik dan benar dapat menimbulkan bau yang tidak sedap dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Padahal kedua limbah tersebut dapat berguna sebagai Pupuk Organik Cair (POC) bagi tanaman. Limbah cair industri tempe memiliki kandungan unsur N,P,K yang baik untuk tanaman dan limbah nasi mempunyai kandungan mikroorganisme yang baik digunakan untuk dekomposer tanah sehingga kedua air limbah tersebut jika dijadikan pupuk dapat membantu pertumbuhan tanaman. Tujuan penelitian ini ialah (1) Menjelaskan pengaruh penambahan air limbah nasi dan air limbah industri tempe serta gabungan keduanya terhadap tinggi tanaman tomat (2) Menjelaskan pengaruh penambahan air limbah nasi dan air limbah industri tempe serta gabungan keduanya terhadap jumlah daun tanaman tomat (3) Menjelaskan pengembangan media pembelajaran berupa e-booklet. Penelitian ini termasuk penelitian Mix Method yaitu gabungan antara metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian pengembangan. Penelitian kuantitatif digunakan untuk mengetahui pengaruh pemberian air limbah nasi, air limbah industri tempe, serta gabungan keduanya terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan menggunakan teknik analisis data dengan uji One Way Anova. Penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan yang digunakan untuk mendeskripsikan produk yang dihasilkan, yaitu e-booklet. Model pengembangan yan digunakan ialah ADDIE yang terdiri dari Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Hasil penelitian ini ialah (1) Ada pengaruh penambahan air limbah nasi dan air limbah industri tempe serta gabungan keduanya terhadap tinggi tanaman yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan pertumbuhan tinggi tanaman tomat pada perlakuan pemberian POC air limbah nasi, POC air limbah industri tempe, serta POC gabungan air limbah nasi dan air limbah industri tempe pada tanaman tomat. Hal tersebut berdasarkan pada hasil uji One Way Anova tinggi tanaman tomat selama 6 Minggu Setelah Tanam (MST) menunjukkan bahwa nilai signifikasi atau sig. < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan tinggi tanaman tomat. Rata-rata pertumbuhan tinggi tanaman tomat secara berturut-turut ialah 73,7 cm pada perlakuan pemberian POC air limbah industri tempe; 72, 7 cm pada perlakuan pemberian POC air limbah nasi; dan 68,8 cm pada perlakuan pemberian gabungan POC air limbah industri tempe dan air limbah nasi. (2) Ada pengaruh penambahan air limbah nasi dan air limbah industri tempe serta gabungan keduanya terhadap jumlah daun yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan jumlah daun tanaman tomat pada perlakuan pemberian POC air limbah nasi, POC air limbah industri tempe, serta POC gabungan air limbah nasi dan air limbah industri tempe pada tanaman tomat. Hal tersebut berdasarkan pada hasil uji One Way Anova jumlah daun tanaman tomat selama 6 MST menunjukkan bahwa nilai signifikasi atau sig. < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan jumlah daun tanaman tomat. Rata-rata jumlah daun tanaman tomat secara berturut-turut adalah 16,3 pada perlakuan pemberian POC air limbah industri tempe; 14,4 pada perlakuan pemberian POC dari air limbah nasi; dan 13,0 pada perlakuan pemberian gabungan POC air limbah industri tempe dan air limbah nasi. (3) Media pembelajaran yang dikembangkan berupa e-booklet dengan materi pertumbuhan dan perkembangan. E-booklet ditampilakan melalui link anyflip https://anyflip.com/dhcsh/ylvf/ dengan desain dan tampilan yang menarik serta materi yang dipaparkan singkat, jelas, dan disertai gambar yang mendukung sehingga mudah dipahami oleh pembaca. E-booklet divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil skor validasi oleh ahli materi yaitu 78,94%, validasi oleh ahli media mendapatkan skor 89,58%, Setelah dilakukan validasi kepada ahli kemudian dilakukan revisi dan dilakukan uji keterbacaan mahasiswa terhadap media pembelajaran e-booklet. Hasil dari uji keterbacaan mahasiswa tersebut memperoleh rata-rata skor persentase sebesar 84,44%.

Item Type: Skripsi
Subjects: Pendidikan > Media Pembelajaran
Sumber Daya Manusia
Biologi > Tumbuhan
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: S1 12208173127 ASMAUL HUSNA
Date Deposited: 30 May 2022 04:34
Last Modified: 30 May 2022 04:34
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/25799

Actions (login required)

View Item View Item