TINJAUAN URF TERHADAP TRADISI DANDANG SAURAN JENENG (Studi Kasus pada Masyarakat Geger Kecamatan Sendang Tulungagung)

KUSNUL CHOTIMAH, 12102183016 (2022) TINJAUAN URF TERHADAP TRADISI DANDANG SAURAN JENENG (Studi Kasus pada Masyarakat Geger Kecamatan Sendang Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (500kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (326kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (133kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (227kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (564kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (190kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (311kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (416kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (210kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (198kB)

Abstract

Kusnul Chotimah, 12102183016, Tinjauan ‘Urf Dandang Sauran Jeneng (Studi Kasus pada Masyarakat Geger Kecamatan Sendang Tulungagung), Jurusan Hukum Keluarga Islam, FASIH, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, Pembimbing: Dr. Rohmawati, M.A. Kata Kunci: Tinjauan ‘Urf, Tradisi, Dandang Sauran Jeneng Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya tradisi larangan pernikahan dandang sauran jeneng yang ada di Desa Geger Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung yang hingga saat ini masih diyakini oleh masyarakatnya. Larangan pernikahan tersebut ialah larangan untuk menikah dengan nama orang tua sama. Hal ini sangat menarik untuk dibahas karena dalam hukum Islam belum ada pembahasan mengenai larangan tersebut. Aturan ini merupakan aturan adat yang dilaksanakan secara turun-temurun maka penelitian ini memerlukan pembahasan dari sudut pandang ‘urf. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana tradisi dandang sauran jeneng pada masyarakat Geger Kecamatan Sendang Tulungagung, 2) Bagaimana tunjauan ‘urf terhadap tradisi dandang sauran jeneng pada masyarakat Geger Kecamatan Sendang Tulungagung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terkait kasus yang ada, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan pengamatan yang panjang, triangulasi, ketekunan dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Tradisi Dandang sauran jeneng pada masyarakat Desa Geger Kecamatan Sendang Tulungagung merupakan larangan ini berasal dari kebiasaan orang zaman dahulu hingga menjadi aturan turun-temurun. Larangan ini meliputi: nama ayah yang sama, nama ibu yang sama, serta nama ayah atau ibu yang sama 2 huruf depan saja. Konsekuensi yang didapatkan jika melanggarnya yakni banyak dari mereka kehidupan rumah tangganya tidak harmonis dan bahkan ada dari salah satu pihak keluarga meninggal dunia. 2) Tinjauan ‘urf terkait dandang sauran jeneng pada Masyarakat Desa Geger Kecamatan Sendang Tulungagung dari segi ruang lingkupnya termasuk ‘urf khaṣ karena berlaku hanya di daerah tersebut. Namun, dari segi jenisnya termasuk ke dalam ‘urf fasid karena alasan mereka mematuhi mayoritas karena adanya musibah berupa pertengkaran dalam rumah tangga secara terus-menerus atau bahkan ada salah satu keluarga meninggal dan akhirnya dikaitkan dengan tradisi larangan menikah dengan nama orang tua sama. Hal ini dikarenakan kepercayaan mereka terhadap tradisi ini diyakini berdasarkan hal buruk yang terjadi setelah adanya pelanggaran yang mana dalam Islam termasuk ke dalam ṭiyarah dan perbuatan tersebut tidak diperbolehkan karena dapat merusak aqidah seseorang dan menyakini kepada selain Allah (syirik kecil).

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama > Budaya
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Sosiologi Agama > Tradisi
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 12102183016 Kusnul Chotimah
Date Deposited: 07 Jul 2022 02:34
Last Modified: 07 Jul 2022 02:34
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/26926

Actions (login required)

View Item View Item