PANDANGAN ULAMA’ LOKAL TENTANG TRADISI RUWAT KOLO PERNIKAHAN (Studi Kasus di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan)

WAHIDAH ROOM AMBARSARI, 12102183187 (2022) PANDANGAN ULAMA’ LOKAL TENTANG TRADISI RUWAT KOLO PERNIKAHAN (Studi Kasus di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (288kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (257kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (399kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (447kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (500kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (188kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (256kB)

Abstract

Wahidah Room Ambarsari, 12102183187, Pandangan Ulama’ Lokal Tentang Tradisi Ruwat Kolo Pernikahan (Studi Kasus di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan). Jurusan Hukum Keluarga Islam, UIN SATU Tulungagung, 2022, Pembimbing: Dr. Ahmad Musonnif, M.H.I. Kata Kunci: Tradisi Ruwat Kolo, Ulama’ lokal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya tradisi pernikahan yang ada di suku Jawa, baik tradisi tersebut dilaksanaan sebelum akad maupun setelah akad. Salah satunya adalah Tradisi Ruwat Kolo dalam Pernikahan yang dilaksanakan malam hari sebelum keesokan harinya akad dan tradisi ini masih dilaksanakan serta lestari hingga saat ini oleh masyarakat desa Setren dan sekitarnya. Dengan penyederhanaan prosesi pelaksanaannya hanya diambil pokok tradisi, tetapi tidak mengurangi kesakralannya. Rumusan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo pernikahan di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan?, 2) Bagaimana pandangan ulama’ lokal terkait hukum pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo Pernikahan di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan?. Adapun tujuan penelitian ini adalah:1) untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo Pernikahan di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, 2) untuk mengetahui pandangan tokoh ulama’ lokal terkait pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo Pernikahan di Desa Setren Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian Kualitatif dan jenis penelitian lapangan. Teknik yang digunakan oleh peneliti adalah teknik, observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo Pernikahan merupakan tradisi yang dilakukan orangtua untuk anak yang akan menikah. Tradisi ini telah dilakukan turun-temurun oleh para leluhur dan dilakukan hingga saat ini sebagai sarana untuk meminta perlindungan dari bahaya selain itu tradisi ini juga sebagai sarana bersyukur dalam wujud kebudayan Jawa, diharapkan setelah diruwat anak tersebut dapat mendapat kesejahteraan di kehidupan pasca pernikahannya. 2) pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo Pernikahan ini menurut tokoh Ulama’ LDII adalah hal yang baik tetapi jamaah Ormas LDII desa Setren sendiri berdasar ajaran Murni yang hanya berpegang pada nash Al-Qur’an dan Hadist tidak melaksanakan berbagai tradisi. Sedangkan Nahdlatul Ulama’ memperbolehkan selagi tidak melanggar syariat agama,pelaksanaannya tidak mengarah pada perbuatan syirik dan merugikan pihak lain. Pelaksanaan tradisi Ruwat Kolo pun juga dimaksudkan untuk melestarikan tradisi yang didalamnya terdapat maksud baik serta yang terpenting tidak melanggar syariat agama islam.

Item Type: Skripsi
Subjects: Sosiologi Agama > Budaya
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Kebudayaan Islam
Sosiologi Agama > Ritual
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 12102183187 WAHIDAH ROOM AMBARSARI
Date Deposited: 18 Jul 2022 02:18
Last Modified: 18 Jul 2022 02:18
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/27579

Actions (login required)

View Item View Item