PENGEMBANGAN KATALOG KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI PANTAI CORO KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

LIANA AYU NINGTYAS, 12208183006 (2022) PENGEMBANGAN KATALOG KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI PANTAI CORO KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (368kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (581kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (778kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (846kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (457kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengembangan Katalog Keanekaragaman Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung sebagai Sumber Belajar Biologi” ini ditulis oleh Liana Ayu Ningtyas, NIM. 12208183006, dosen pembimbing Nanang Purwanto, M.Pd. Kata Kunci: Katalog, Keanekaragaman, Gastropoda, dan Sumber Belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya dua pokok permasalahan. Pertama, minimnya data ilmiah yang dipublikasikan mengenai keanekaragaman Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, belum adanya peneliti yang meneliti mengenai keanekaragaman Gastropoda di pantai tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada data ilmiah mengenai keanekaragaman Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung. Kedua, minimnya sumber belajar mengenai keanekaragaman Gastropoda. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, 84,4% mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi Gastropoda pada mata kuliah Zoologi Avertebrata. Sehingga perlu dikembangkan sumber belajar yang dapat menunjang pembelajaran berupa katalog. Tujuan dalam penelitian ini yaitu: a) untuk mengetahui faktor abiotik penyusun lingkungan tempat hidup Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung, b) untuk mengetahui tingkat keanekaragaman Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung dengan menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman, dan indeks dominansi, c) untuk mendeskripsikan proses pengembangan katalog yang akan dihasilkan, d) untuk mengetahui hasil validasi ahli dan keterbacaan mahasiswa terkait dengan katalog yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) yang diawali dengan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode line transect. Tingkat keanekaragaman dihitung menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Pada tahap pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan tiga langkah pengembangan yaitu analisis (analysis), desain (design), dan pengembangan (development). Metode yang digunakan berupa angket validasi oleh ahli materi dan ahli media serta angket keterbacaan oleh mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor abiotik di Pantai Coro diantaranya suhu kisaran 27,5ºC-31ºC, salinitas 39‰-44‰, pH 7, dan substrat yang ada di Pantai Coro yaitu berbatu, berkarang, dan berpasir. 2) Di Pantai Coro ditemukan sebanyak 319 spesies yang terbagi menjadi 7 ordo, 16 famili, dan 34 spesies Gastropoda diantaranya yaitu, Anachis fauroti, Bursa granularis, Canarium ochroglottis, Conus chaldaeus, Conus coronatus, Conus ebraeus, Conus miles, Conus peasei, Conus sponsalis, Coralliophila violacea, Drupa morum, Engina lineata, Engina mendicaria, Gyrineum natator, Heliacus areola, Lunella sp, Mancinella alouina, Melanoides tuberculata, Mitra litterata, Monetaria annulus, Monetaria caputserpentis, Monetaria moneta, Monoplex aquatilis, Morula granulata, Nassarius reevanus, Nerita costata, Nerita umlaasiana, Pardalinops testudinaria, Pollia undosa, Rhinoclavis sinensis, Strigatella scutulata, Trochus radiatus, Turbo bruneus, dan Turbo undulatus. Hasil perhitungan nilai rata-rata indeks keanekaragaman Shannon-Wiener bernilai 2,785 yang menunjukkan kategori sedang, indeks keseragaman bernilai 0,890 yang menunjukkan kategori tinggi, dan indeks dominansi bernilai 0,079 yang menunjukkan kategori rendah. (3) Proses pengembangan sumber belajar biologi berupa katalog keanekaragaman Gastropoda menggunakan 3 tahap pengembangan. Tahap yang pertama yaitu analisis dengan melakukan analisis RPS mata kuliah Zoologi Avertebrata dan analisis kebutuhan mengenai perlunya sumber belajar berupa Katalog. Tahap kedua desain yaitu merancang produk yang akan dihasilkan dalam bentuk storyboard. Hasil rancangan pada tahap desain direalisasikan pada tahap ketiga yaitu tahap pengembangan. (4) Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi mendapat persentase 94%, hasil validasi dari ahli media mendapat persentase 95,7%, dan hasil uji keterbacaan oleh mahasiswa mendapat persentase 88,2%. Hasil dari validasi ahli materi, ahli media dan keterbacaan mahasiswa diperoleh rata-rata persentase 92,6% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Berdasarkan perolehan nilai tersebut Katalog Keanekaragaman Gastropoda di Pantai Coro Kabupaten Tulungagung dinyatakan layak untuk digunakan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Biologi
Depositing User: 12208183006 Liana Ayu Ningtyas
Date Deposited: 25 Jul 2022 08:08
Last Modified: 25 Jul 2022 08:08
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/28255

Actions (login required)

View Item View Item