PENGARUH MEDIA KARTUN ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT KELAS X MA NURUL ULUM MUNJUNGAN TAHUN AJARAN 2021/2022

MUNIP MUDHARIO, 12210183082 (2022) PENGARUH MEDIA KARTUN ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT KELAS X MA NURUL ULUM MUNJUNGAN TAHUN AJARAN 2021/2022. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (815kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (611kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (192kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (324kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (388kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (756kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (350kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (172kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (401kB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Pengaruh Media Kartun Animasi terhadap Kemampuan Menulis Teks Anekdot Kelas X MA Nurul Ulum Munjungan Tahun Ajaran 2021/2022” ini ditulis oleh Munip Mudhario, NIM 12210183082, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Muyassaroh, S.S., M.Pd. Kata Kunci : Pengaruh,Media Kartun Animasi,Teks Anekdot Masalah yang dihadapi siswa dalam menulis teks anekdot di MA Nurul Ulum Munjungan yaitu pembelajaran di kelas yang hanya mengandalkan buku siswa dan LKS dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu membuat peserta didik kurang antusias dan kurang tertarik. Hal ini tentu berpengaruh terhadap nilai siswa dalam menulis teks anekdot. Berdasarkan studi pendahuluan nilai siswa dalam menulis teks anekdot rata-rata masih di bawah KKM. Salah satu cara untuk mengatasi kurangnya motivasi siswa dalam memahami materi ajar yaitu dengan menggunakan media yang beragam, bervariatif dan menarik. Penggunaan media dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Seperti media kartun animasi yang dapat menjadi alat bantu dalam mengembangkan daya kreativitas, pemahaman dan imajinasi peserta didik dalam menulis teks anekdot. Media kartun animasi merupakan media pembelajaran berupa audio visual, yang menayangkan video kartun tentang teks anekdot. Media kartun animasi yang digunakan dalam penelitian ini berupa video kartun yang di dalamnya menjelaskan dan memberikan contoh mengenai teks anekdot. Berdasarkan data yang akan diteliti, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah eksperimen. Desain penelitian eksperimen yang digunakan yaitu eksperimen semu (quasy experiment). Variabel dalam penelitian ini yaitu varibel X adalah media kartun animasi dan variabel Y yaitu kemampuan menulis siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah keseluruhan 42 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan dokumentasi. Tes dilakukan dua kali yaitu pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji intrumen menggunakan uji validitas ahli dan uji realibilitas. Data dalam penelitian ini berupa skor siswa yang diperoleh dari pre-test dan post-test yang telah dilakukan pada pembelajaran menulis teks anekdot. Teknik analisis data menngunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Paired sample t-test. Hasil uji yang telah dilakukan menunjukkan adanya perbedaan hasil menulis teks anekdot antara kelas yang tidak diberi perlakuan dan kelas yang diberikan perlakuan menggunakan media kartun animasi. Diketahui nilai probabilitas (A symp. Sig) senilai 0,000. Dengan demikian, nilai probabilitas (A symp. Sig) lebih kecil nilainya dari 0,05. Uji Paired sample t-test post-test kleas kontrol dan post-test kelas eksperimen memiliki nilai 0,000 < 0,05. Sesuai dari hasil uji Paired sample t-test, data post-test kelas kontrol dan post-test kelas eksperimen Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini sesuai dengan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Sugiyono yaitu apabila nilai probabilitas (A symp. Sig) > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak. Sebaliknya apabila nilai probabilitas (A symp. Sig) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa pembelajaran menulis teks anekdot menggunakan media kartun animasi memberi pengaruh positif terhadap siswa.

Item Type: Skripsi
Subjects: Bahasa Dan Sastra > Bahasa Indonesia
Pendidikan > Hasil Belajar
Pendidikan > Metode Pembelajaran
Pendidikan > Pendidikan Anak
Divisions: Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: S1 12210183082 MUNIP MUDHARIO
Date Deposited: 02 Aug 2022 03:13
Last Modified: 02 Aug 2022 03:13
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/28711

Actions (login required)

View Item View Item