PEMULASARAAN JENAZAH PEREMPUAN TERINFEKSI COVID-19 OLEH RELAWAN LAKI-LAKI PERSPEKTIF MUI KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi Kasus di PMI Tulungagung)

FEBRI NURHIDAYANTO, 12102183119 (2022) PEMULASARAAN JENAZAH PEREMPUAN TERINFEKSI COVID-19 OLEH RELAWAN LAKI-LAKI PERSPEKTIF MUI KABUPATEN TULUNGAGUNG (Studi Kasus di PMI Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (3MB)

Abstract

Febri Nurhidayanto, 12102183119, Pemulasaraan Jenazah Perempuan Terinfeksi Covid-19 oleh Relawan Laki-laki Perspektif MUI Kabupaten Tulungagung (Studi Kasus di PMI Tulungagung), Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2022, pembimbing Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag. Kata Kunci : pemulasaraan jenazah, jenazah covid-19, relawan covid- 19 Covid-19 merupakan virus yang sangat cepat penyebarannya, dimana virus ini menyerang saluran pernafasan pada tubuh penderita. Penularan Covid-19 tidak hanya melalui kontak dengan manusia yang masih hidup, namun jenazah juga rawan menularkan virus melalui droplet. Pemulasaraan jenazah yang meliputi memandikan, mengkafani, mensholatkan dan menguburkan ini tentunya perlu kehati-hatian agar tetap sesuai protokol dan ketentuan syariat. Pada penelitian ini peneliti bertujuan mengungkap praktik pemulasaraan jenazah perempuan yang terinfeksi Covid-19 oleh relawan laki-laki dari PMI Tulungagung. Untuk kemudian dimintakan pandangan dari MUI Kabupaten Tulungagung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana praktik pemulasaraan jenazah perempuan terinfeksi Covid-19 oleh relawan laki-laki di Tulungagung?. 2) Bagaimana pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung terkait pemulasaraan jenazah perempuan terinfeksi Covid-19 oleh relawan laki-laki di Tulungagung?. Adapun tujuan adanya penelitian ini adalah : 1) Untuk mendeskripsikan praktik pemulasaraan jenazah perempuan terinfeksi Covid-19 oleh relawan laki-laki di Tulungagung. 2) Untuk mendeskripsikan dan memahami pandangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulungagung terkait pemulasaraan jenazah perempuan terinfeksi Covid-19 oleh Relawan Laki-laki di Tulungagung. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara lapangan dan juga dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik pengecekan kebasahan data pada penelitian ini menggunakan teknik Triangulasi yaitu diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai Teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa : 1) jenazah dimandikan dengan menggunakan tambahan klorin, dengan tambahan plastik dalam mengkafani, disholati dengan menjaga jarak dan dikuburkan menggunakan peti. 2) boleh dan sah karena keadaan darurat dan sudah menciptakan maslahah dan juga menghindari bahaya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hakim
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: S1 12102183119 FEBRI NURHIDAYANTO
Date Deposited: 10 Aug 2022 02:29
Last Modified: 10 Aug 2022 02:29
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/29181

Actions (login required)

View Item View Item