PENCIPTAAN ADAM & PEMBANGKANGAN IBLIS (Studi Pemikiran Tasawuf Abu Mansur Al-Hallaj dan Emha Ainun Nadjib dan Implikasinya terhadap sikap Keagamaan Jamaah Maiyah)

ROBINGATUN, 12502185018 (2022) PENCIPTAAN ADAM & PEMBANGKANGAN IBLIS (Studi Pemikiran Tasawuf Abu Mansur Al-Hallaj dan Emha Ainun Nadjib dan Implikasinya terhadap sikap Keagamaan Jamaah Maiyah). [ Disertasi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (894kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (511kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (702kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (725kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (847kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (898kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (346kB)
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (419kB) | Preview

Abstract

Penelitian disertasi ini dilatarbelakangi oleh adanya ketertarikan peneliti dalam melihat adanya keterkaitan antara pemikiran Emha dengan pemikiran tasawuf Al-Hallaj yang terkenal paradoks dan menimbulkan kontroversi yang hebat pada masanya. Namun di era kontemporer saat ini, pemikiran Al-Hallaj tersebut telah dinegosiasikan dan diartikulasikan oleh Emha dengan menggunakan metode dan pendekatan baru sehingga bisa diterima oleh masyarakat, bahkan nyaris tanpa adanya kontroversi. Pemikiran yang paradoks tentang motif di balik kisah penciptaan Adam dan pembangkangan iblis tersebut ternyata Berimplikasi terhadap sikap keagamaan masyarakat di Indonesia, terutama pada generasi muda hari ini dalam menemukan Tuhannya. Oleh karena itu, penelitian ini akan mendeskripsikan pemikiran tasawuf Al-Hallaj dan Emha tentang penciptaan Adam dan pembangkangan iblis untuk dicari titik persinggungan antara keduanya dan selanjutnya dicari implikasinya terhadap sikap keagamaan Jemaah Maiyah. Metode yang dipakai peneliti dalam mengkaji tema ini adalah metode penelitian literatur. Dengan mengkaji ide atau pemikiran tentang tema yang dibahas di antara tokoh tasawuf klasik dan kontemporer ini, peneliti akan mengasumsikan satu atau lebih kesamaan, di mana akan terbangun sikap terbuka dari perbedaan yang ada, serta implikasinya terhadap sikap keagamaan di masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan dengan tema pembahasan. Data yang akan dicari dalam penelitian ini adalah keterangan atau bahan–bahan yang terkait dengan tema yang dibahas, yaitu berupa referensi-referensi tertulis maupun lisan, sehingga didapatkan ulasan teoretis, sistematis, dan komprehensif. Teknik analisis data dengan menggunakan metode content analysis, dan analisis wacana kritis. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, pandangan Al-Hallaj tentang motif di balik kisah penciptaan Adam dan pembangkangan iblis merupakan suatu fenomena kesufian yang unik karena berkaitan dengan pengalaman-pengalaman mistik dari tradisi-tradisi agama samawi dan pemikirannya tergolong paradoks karena berbeda dengan pemikiran ulama pada umumnya. Kedua, pemikiran Emha tentang konfrontasi Adam dengan iblis merupakan penafsiran secara kontekstual yang dihubungkan dengan masalah-masalah sosial, keberagamaan, dan masalah-masalah lain guna memberikan perspektif suatu persoalan dan selalu digunakan untuk membaca realitas sosial dan berusaha untuk memperbaiki diri dalam lingkup individu maupun sosial. Ketiga, pemikiran Al-Hallaj dan Emha mengenai penciptaan Adam dan pembangkangan iblis terdapat relevansi dan titik persinggungan yang secara aplikatif berimplikasi pada sikap keagamaan Jamaah Maiyah dan inklusif yang terkandung di dalamnya sikap kebebasan beragama, pluralisme, dan toleransi beragama sehingga bisa menjadi salah satu tawaran paradigma baru bertasawuf atau beragama yang tepat di era kontemporer yang penuh dengan beragam perbedaan ini. Adapun metode dan pendekatan baru yang dipresentasikan Emha dalam menegosiasikan dan mengartikulasikan pemikiran Al-Hallaj tercermin dalam struktur dan kultur forum Maiyah dengan segala kekhasannya. Dengan demikian, Emha telah membuktikan sebagai seorang Neo-Hallajian Kontemporer Indonesia. Kata Kunci: Penciptaan, Pembangkangan, Pemikiran Tasawuf, Sikap Keagamaan.

Item Type: Disertasi
Subjects: Ormas
Agama > Tasawuf
Divisions: Pascasarjana > Disertasi > Studi Islam Interdisipliner
Depositing User: 12502185018 Robingatun
Date Deposited: 27 Mar 2023 04:24
Last Modified: 27 Mar 2023 04:24
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/33467

Actions (login required)

View Item View Item