PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI MANAJER DALAM MEMBENTUK BUDAYA RELIGIUS (Studi Multisitus MTs Al Ma’arif Tulungagung dan MTs Wali Aminah Ngoro Jombang)

IMAMATU UMMATIL ‘AMILIYA, 12850121050 (2023) PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI MANAJER DALAM MEMBENTUK BUDAYA RELIGIUS (Studi Multisitus MTs Al Ma’arif Tulungagung dan MTs Wali Aminah Ngoro Jombang). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (273kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (574kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (177kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (191kB)

Abstract

Tesis dengan judul “Peran Kepala Madrasah Sebagai Manajer dalam Membentuk Budaya Religius (Studi Multisitus MTs al Ma‟arif Tulungagung dan MTs Wali Aminah Ngoro Jombang ” ini ditulis oleh Imamatu Ummatil „Amiliya dengan Pembimbing Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag dan Dr. Asrof Syafi‟i, M.Ag Kata Kunci: Kepala Madrasah, Manajemen, Kepemimpinan dan Budaya Religius. Latar belakang penelitian ini adalah dalam era perkembangan pendidikan yang dinamis, menjaga nilai-nilai religius dalam lembaga, terutama madrasah, tetap relevan menjadi hal yang penting untuk dipertahankan seiring perkembangan zaman. Kepala madrasah memiliki peran vital dalam mengelola lembaga dan mewujudkan budaya religius. Namun, tantangan turunnya akhlak Islam pada generasi muda perlu diatasi dengan membangun budaya religius di madrasah. Ini memerlukan kepemimpinan yang efektif dari kepala madrasah dalam menjalankan tugas manajerialnya. Fokus penelitian ini adalah: Bagaimana 1)perencanaan kepala madrasah dalam membentuk budaya religius?, 2)bagaimana pengorganisasian kepala madrasah dalam membentuk budaya religius, 3)bagaimana pelaksanaan kepala madrasah dalam membentuk budaya religius, 4)bagaimana pengawasan kepala madrasah dalam membentuk budaya religius? Dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan kepala madrasah dalam membentuk budaya religius di MTs al‟Ma‟arif Tulungagung dan MTs Wali Aminah Ngoro Jombang. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi multisitus, lokasinya di MTs al Ma‟arif Tulungagung dan MTs Wali Aminah Ngoro Jombang, sumber datanya informan, peristiwa, lokasi dan dokumen, datanya primer dan sekunder, teknik pengumpulan datanya dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis situs tunggal dan analisis lintas situs, pengecekan keabsahan datanya dengan menggunakan kreadibilitas, dependenbilitas, transferabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan Pada tahap perencanaan, kepala madrasah memastikan partisipasi seluruh anggota staff kepengurusan serta anggota terkait dalam program kegiatan keagamaan. Ini menghasilkan rasa dihargai dan meningkatkan kreativitas anggota bawahan. Perencanaan ini berjalan efektif dan efisien, terutama karena rutin dilakukan di awal tahun ajaran dan semester, mempertimbangkan sumber daya dan visi-misi madrasah. Dalam pengorganisasian, kepala madrasah memperhatikan prinsip-prinsip manajemen yaitu analisis kebutuhan organisasi dan perencanaan struktur yang efisien serta pemilihan individu berdasarkan kualifikasi adalah bagian penting dari proses ini. Penyusunan jadwal dan pengelompokkan tanggung jawab berdasarkan struktur kepengurusan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan, Kepala Madrasah berperan sebagai manajer dengan menerapkan tipe xvii kepemimpinan kharismatik dan demokratis yaitu dengan Koordinasi kegiatan, memastikan kualifikasi guru, dan penggunaan pendekatan yang tepat dalam membentuk budaya religius. Program kegiatan keagamaan yaitu kegiatan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Pegawasan juga dilakukan secara partisipatif dan demokratis. Pendekatan partisipatif ditunjukkan melalui pengawasan langsung oleh kepala madrasah dan pengawasan tidak langsung melalui delegasi tanggung jawab. Pendekatan demokratis tercermin dalam evaluasi melibatkan wali murid serta tindakan korektif berdasarkan laporan tertulis dan lisan. Kesimpulan temuan penelitian ini menggambarkan bahwa kepala madrasah secara sistematis mengembangkan budaya religius dengan pendekatan yang partisipatif dan demokratis. Ini memastikan keterlibatan semua pihak dalam proses pembentukan budaya religius dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi tujuan madrasah dalam mencapai visi dan misinya.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Manajemen > Pendidikan Islam
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: 12850121050 IMAMATU UMMATIL ‘AMILIYA
Date Deposited: 07 Sep 2023 03:00
Last Modified: 07 Sep 2023 03:00
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/39654

Actions (login required)

View Item View Item