PANDANGAN ULAMA TERHADAP PERKAWINAN LUSAN BESAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

BINTI MIFTAKUL KASANAH, 12102183131 (2023) PANDANGAN ULAMA TERHADAP PERKAWINAN LUSAN BESAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (274kB) | Preview
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (165kB)
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (210kB) | Preview
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (659kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)

Abstract

Binti Miftakul Kasanah, 12102183131, Pandangan Ulama terhadap Perkawinan Lusan besan di Kabupaten Tulungagung, Jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing : Dr. Hj. Nur Fadhilah, S.H.I., M.H. Kata Kunci : lusan besan, pandangan ulama, perkawinan Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung. Perkawinan lusan besan adalah perkawinan yang dilakukan oleh kedua calon pasangannya adalah anak ketiga dan anak pertama atau orang tua dari pengantin laki-laki sudah pernah menikahkan dua kali dan orang tua dari calon istri masih pertama kali atau sebaliknya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana praktik perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung? (2) Bagaimana pandangan ulama terhadap perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung? Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan praktik perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung. 2) Menganalisis pandangan ulama terhadap perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Praktik perkawinan lusan besan di Kabupaten Tulungagung yaitu dengan cara menyiasati perkawinan dengan pengantin laki-laki dianggap anak oleh saudara kandung ayahnya. Pelaksanaan pesta pernikahan hanya digelar di kediaman pengantin perempuan, sedangkan di kediaman pengantin laki-laki tidak menyelenggarakan pesta pernikahan. Perkawinan lusan besan bagi anak ketiga dan anak pertama hanya dilarang dalam hukum adat. Dampak kesialan bagi pelaku perkawinan lusan besan tidak terbukti ada dampaknya, takdir yang menimpa berasal dari Allah SWT bukan dampak dari perkawinan lusan besan. 2) Tradisi perkawinan lusan besan menurut ulama Nahdlatul Ulama di Kabupaten Tulungagung diperbolehkan, dengan syarat meyakini tidak akan ada dampak kesialan setelah melakukan perkawinan lusan besan. Ulama Muhammadiyah juga menyatakan kebolehan tradisi ini dengan syarat memakai keyakinan yang tidak akan mempercayai hal lain yang bukan takdir Allah. Muhammadiyah tidak meyakini perkawinan lusan besan dilarang, sedangkan di kalangan NU, cenderung mempercayai tradisi dan menghindari perkawinan lusan besan. Ulama Kabupaten Tulungagung sepakat bahwa perkawinan lusan besan tersebut termasuk dalam kategori ‘urf shahih karena dalam pelaksanaannya tidak bertentangan dengan dalil-dalil Al-Qur’an.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 12102183131 binti miftakul kasanah
Date Deposited: 02 Oct 2023 07:26
Last Modified: 02 Oct 2023 07:26
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/40441

Actions (login required)

View Item View Item