FANNI NURFADI LATUL NGULUM, 126102212256 and ARIFAH MILLATI AGUSTINA, 197707242003121006 (2025) PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA WALI NIKAH TIDAK SAH PERSPEKTIF FIKIH PERKAWINAN (Studi Putusan Pengadilan Agama Tuban Nomor 639/Pdt.G/2025/PA.Tbn.). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (639kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (522kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (614kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya Putusan Pengadilan Agama Tuban Nomor 639/Pdt.G/2025/PA.Tbn mengenai pembatalan suatu perkawinan, di mana dalam putusan tersebut dijelaskan bahwa perkawinan yang telah dilangsungkan dianggap tidak sah. Hal ini karena perkawinan dilangsungkan dengan wali nikah yang tidak memiliki kewenangan, padahal wali nasab yang sah masih ada. Maka, secara otomatis perkawinan tersebut dinyatakan tidak sah menurut hukum Islam dan Undang-Undang. Namun, dalam fikih tidak semua ulama berpendapat sama, ada beberapa ulama yang berpendapat berbeda. Rumusan masalah dalam penelitian ini : 1) Bagaimana pertimbangan hakim terhadap pembatalkan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah pada Putusan Pengadilan Agama Tuban Nomor 639/Pdt.G/2025/PA.Tbn? 2) Bagaimana pandangan fikih perkawinan terhadap pembatalan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah?. Tujuan dari penelitian ini: 1) Untuk mengetahui bagaimana putusan hakim terhadap pembatalan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah pada putuusan Pengadilan Agama Tuban Nomor 639/Pdt.G/2025/PA.Tbn. 2) Untuk mengetahui bagaimana pandangan fikih perkawinan mengenai pembatalan perkawinan karena wali nikah yang tidak sah. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan yuridis normatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi studi pustaka dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Majelis hakim pada putusan nomor 639/Pdt.G/2025/PA.Tbn menyatakan bahwa dengan memperhatikan pelaksanaan perkawinan para termohon yang dilangsungkan menggunakan wali nikah yang tidak berwenang yaitu wali hakim, padahal wali nasabnya masih ada tetapi tidak diberi tahu, maka wali hakim tersebut tidak sah dan majelis hakim memutus perkara dengan membatalkan perkawinan para termohon. 2) Dalam perspektif fikih perkawinan merujuk pada pandangan ulama madzab, jika dari pendapat madzab hanafi perkawinan tersebut dianggap sah, karena wali tidak menjadi syarat sahnya perkawinan. Sedangkan menurut madzab Syafi’i perkawinan tersebut dianggap tidak sah, karena keberadaan wali nikah merupakan salah satu rukun sahnya perkawinan, maka jika suatu perkawinan dilakukan tanpa wali maka pekawinan tersebut tidak sah atau batal.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Peradilan Islam Perbandingan Madzhab |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 126102212256 FANNI NURFADI LATUL NGULUM |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 03:32 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 03:32 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/53124 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
