TINGKAT KEBERHASILAN MEDIASI TERHADAP KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN TULUNGAGUNG PERSPEKTIF MAQĀṢID ASY-SYARĪ'AH

AMIK ROZUL AZIZAH, 126102203298 (2024) TINGKAT KEBERHASILAN MEDIASI TERHADAP KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN AGAMA KABUPATEN TULUNGAGUNG PERSPEKTIF MAQĀṢID ASY-SYARĪ'AH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (857kB)
[img] Text
ABSTRAK .pdf

Download (317kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (193kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (424kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (611kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (139kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (650kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf

Download (261kB)
[img] Text
LAMPIRAN .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

AMIK ROZUL AZIZAH, 126102203298, Tingkat Keberhasilan Mediasi Terhadap Kasus Perceraian Di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung Perspektif Maqāṣid Asy-Syarī'ah, Skripsi, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Pembimbing : Muhammad Amiril A’la, M. H. Kata Kunci: Mediasi, Perceraian, Pengadilan Agama, Maqāṣid Asy-Syarī'ah Tingginya angka perceraian di Kabupaten Tulungagung mendorong perlunya pengkajian mengenai pelaksanaan dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan keberhasilan proses mediasi terhadap kasus percerain. Penelitian ini berfokus pada : 1) Sejauh mana tingkat keberhasilan mediasi terhadap kasus perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung? 2) Bagaimana upaya Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung dalam peningkatan keberhasilan mediasi dalam kasus perceraian perspektif Maqāṣid Asy-Syarī'ah?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data yang diperoleh melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi terhadap pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung selama tahun 2022-2023. Data dianalisis dengan mengacu pada perspektif Maqāṣid Asy-Syarī'ah, yang menekankan pada lima tujuan utama syariat Islam, yaitu ḥifẓ al-din (pemeliharaan agama), ḥifẓ al-nafs (pemeliharaan jiwa), ḥifẓ al-'aql (pemeliharaan akal), ḥifẓ al-nasl (pemeliharaan keturunan), dan ḥifẓ al-māl (pemeliharaan harta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tingkat keberhasilan mediasi dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung masih diperlukan peningkatan. Tingkat keberhasilan mediasi pada perkara perceraian berdasarkan data jumlah perkara pada tahun 2022 adalah sebesar 30,51% yang berhasil dan berhasil sebagian. Sedangkan di tahun 2023 sebesar 29,69% yang berhasil dan berhasil sebagian. Pelaksanaan mediasi di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung secara prinsip telah mendukung tujuan Maqāṣid Asy-Syarī'ah. Yang mana dalam proses mediasi pada kasus perceraian, Mediator telah mengimplementasikan kelima prinsip yang termuat dalam Maqāṣid Asy-Syarī'ah. Proses mediasi yang berhasil berkontribusi pada pemeliharaan agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta dengan mendorong penyelesaian konflik yang lebih damai dan bermaslahah. Akan tetapi penerapan Maqāṣid Asy-Syarī'ah dalam pelaksanaan mediasi pada kasus perceraian ini sebenarnya lebih condong kepada prinsip Ḥifẓ al-Nasl, yaitu menjaga keturunan. Sebab, bertujuan untuk menghindari hal-hal yang memungkinkan mengancam keutuhan rumah tangga dan masa depan anak. Namun efektivitas penerapan mediasi dalam kasus perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung ini masih memerlukan peningkatan karena ditinjau dari teori efektivitas hukum pada aspek kesadaran masyarakat perlu dilakukannya evaluasi, dimana faktor utama penghambat keberhasilan mediasi di pengadilan agama kabupaten tulungagung adalah itikad baik para pihak untuk hadir dalam proses mediasi. 2) Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung dan mediator telah berupaya untuk membantu meningkatkan keberhasilan mediasi dengan menerapakan nilai-nilai Maqāṣid Asy-Syarī'ah dalam proses penyelesaian perkara perceraian. Hambatan utama meliputi ketidakhadiran salah satu pihak, rendahnya kesadaran tentang pentingnya perdamaian, serta tekanan budaya yang mendukung perceraian. Faktor pendukung keberhasilan meliputi regulasi hukum yang jelas, kompetensi mediator tersertifikasi, dan itikad baik para pihak untuk hadir dan berdialog. Namun, keberhasilan mediasi di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan yang lebih strategis. Rekomendasi mencakup melakukan evaluasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102203298 AMIK ROZUL AZIZAH
Date Deposited: 07 Mar 2025 06:31
Last Modified: 07 Mar 2025 06:31
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/56250

Actions (login required)

View Item View Item