MUHAMMAD NUR IQBAL FARID, 126101212141 and ABDUL KHAIR WATTIMENA, 1978080420221101 (2025) TINJAUAN FATWA DSN MUI NO 112/DSN-MUI/IX/2017 TENTANG AKAD IJARAH TERHADAP SEWA GAME PLAYSTATION BAGI ANAK DIBAWAH UMUR (Studi Di Gayatri Playstation Tunggulsari, Kec. Kedungwaru, Kab. Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (548kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (419kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (105kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul ” Tinjauan Akad Ijarah Terhadap Sewa Game Playstation Bagi Anak Dibawah Umur” ini ditulis oleh Muhammad Nur Iqbal Farid, NIM 126101212141, dengan pembimbing Dr. Abdul Khair Wattimena M.H Kata Kunci: Akad Ijarah, Hukum Islam, Game Playstation, Anak Dibawah umur, Fatwa DSN-MUI Nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 Islam sebagai agama yang diturunkan oleh Allah Swt melalui Nabi Muhammad Saw mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam hal muamalah atau interaksi sosial. Salah satu bentuk muamalah yang penting adalah ijarah, yaitu akad sewa menyewa yang memiliki rukun dan syarat tertentu. Dalam konteks modern, fenomena penyewaan perangkat game seperti playstation semakin marak, terutama di kalangan anak-anak. Penyewaan ini memberikan akses mudah bagi anak-anak untuk menikmati hiburan tanpa harus memiliki perangkat tersebut. Namun, muncul pertanyaan mengenai keabsahan transaksi sewa menyewa ini dalam perspektif syariah, terutama bagi anak di bawah umur yang mungkin belum memenuhi syarat sebagai subjek hukum yang sah dalam akad ijarah. Penelitian ini menggunakan yuridis empiris. Penelitian hukum empiris adalah penelitian atau pengamatan di lapangan atau field research yang penelitian menitikfokuskan untuk mengumpulkan data empiris di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang sistematis mengenai fenomena yang diteliti, termasuk faktor-faktor, sifat-sifat, dan hubungan antara berbagai elemen yang ada. Dengan pendekatan ini, penulis dapat menyajikan pandangan yang mendalam mengenai subjek yang diteliti. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif, baik berupa data tertulis maupun lisan dari informan. Penulis melakukan wawancara dan pengamatan langsung untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai praktik sewa menyewa playstation, serta untuk memahami perspektif anak-anak dan orang tua terkait transaksi ini. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat beberapa tantangan hukum yang dihadapi dalam praktik sewa menyewa playstation, terutama terkait dengan keabsahan sewa menyewa. Adapun hasil penelitian keabsahan akad sewa menyewa mensyaratkan pihak yang berakad harus cakap hukum sesuai dengan ketentuan perundang undangan. Anak di bawah umur pada dasarnya belum memenuhi syarat kecakapan hukum, sehingga akad ijarah yang dilakukan secara langsung oleh mereka dinilai tidak sah menurut fatwa DSN-MUI Nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijarah. Oleh karena itu, agar akad tetap sah secara syariah, harus ada keterlibatan dan izin dari wali atau orang tua.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Akad Ekonomi > Sosial Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 126101212141 MUHAMMAD NUR IQBAL FARID |
| Date Deposited: | 17 Nov 2025 04:25 |
| Last Modified: | 17 Nov 2025 04:25 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/64107 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
