ANALISIS FRAMING DETIK.COM DAN CNN INDONESIA PADA PEMBERITAAN “FUFUFAFA”

MUHAMMAD ABDUL HAMID, 126304212164 and AGUS WIDODO, 197808162023211006 (2025) ANALISIS FRAMING DETIK.COM DAN CNN INDONESIA PADA PEMBERITAAN “FUFUFAFA”. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (169kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (76kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (142kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (177kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis pembingkaian isu akun Kaskus "Fufufafa" oleh Detik.com Dan CNN Indonesia pada periode 3 – 18 September 2024, bertujuan untuk memahami bagaimana media tersebut mengkonstruksi isu akun Kaskus "Fufufafa". Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan analisis framing Robert N. Entman. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa Detik.com membingkai "Fufufafa" berdasarkan elemen Define Problems sebagai dugaan keterkaitan Gibran dengan akun anonim Fufufafa yang menyoroti integritasnya sebagai wapres terpilih. Diagnose Causes berasal dari temuan digital warganet dan kurangnya klarifikasi dari Gibran. Make A Moral Judgment disampaikan netral, namun mengajak pembaca mempertimbangkan tanggung jawab moral pejabat publik. Treatment Recommendation menekankan pentingnya penelusuran digital forensik dan pelaporan resmi sesuai hukum tanpa melanggar privasi. Sedangkan pada pemberitaan CNN Indonesia, define problems terletak pada kemunculan kembali akun Fufufafa yang dikaitkan dengan Gibran dan pernah menyudutkan Prabowo. Diagnose causes muncul karena minimnya klarifikasi dari Gibran dan sikap pemerintah yang tidak tegas. Make a moral judgment menilai respons tidak transparan mencerminkan lemahnya akuntabilitas pejabat publik. Treatment recommendation mendorong klarifikasi resmi dari Gibran dan investigasi digital objektif oleh pemerintah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Ilmu Komunikasi
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: 126304212164 MUHAMMAD ABDUL HAMID
Date Deposited: 02 Jan 2026 06:35
Last Modified: 02 Jan 2026 06:35
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65304

Actions (login required)

View Item View Item