RIA RAHMADANI, 126103212199 and NURUSH SHOBAHAH, 198905102018012003 (2025) TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP UNDANG-UNDANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TERKAIT PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL FACEBOOK (Studi Kasus Putusan No:32 Pid.Sus/2024/PN Tlg). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (266kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (587kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik Terkait Penghinaan Dan Pencemaran Nama Baik Melalui Media Sosial Facebook (Studi Kasus Putusan No:32/Pid.Sus/2024/PN Tlg)” ini ditulis oleh Ria Rahmadani, NIM. 126103212199, dengan pembimbing Nurush Shobahah, M.H.I. Kata Kunci: Fiqh Siyasah, Penghinaan, Pencemaran Nama Baik, UU ITE, Media Sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial di era digital, yang diatur dalam Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016. Studi kasus pada Putusan No: 32 Pid.Sus/2024/PN Tlg menyoroti penerapan regulasi ini dalam menangani penghinaan di platform Facebook. Rumusan masalah meliputi: 1) Bagaimana pengaturan hukum terkait penghinaan dan pencemaran nama baik berdasarkan UU ITE? 2) Bagaimana penerapan prinsip fiqh siyasah dalam kasus tersebut? 3) Bagaimana prinsip fiqh siyasah dapat melengkapi pengaturan hukum UU ITE dalam kasus tersebut? Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaturan hukum positif, mengkaji penerapan prinsip fiqh siyasah, serta mengevaluasi kesesuaiannya untuk menciptakan keadilan dan kemaslahatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan literature research. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif, yang bertujuan untuk menginterpretasikan data secara mendalam dan menyeluruh. Sumber data diperoleh melalui studi dokumen hukum dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen hukum, kajian literatur, dan telaah kritis terhadap referensi yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pasal 27 ayat (3) UU ITE memberikan landasan hukum yang cukup, namun penerapannya kerap menghadapi kritik. 2) Dalam fiqh siyasah, penghinaan melanggar hifzh al-‘irdh (perlindungan kehormatan), yang merupakan bagian dari maqashid syariah. 3) Prinsip keadilan (al-‘adalah) dan kemaslahatan (al-maslahah) dalam fiqh siyasah dapat melengkapi pengaturan hukum positif, menciptakan harmonisasi antara hukum positif dan nilainilai syariat Islam.Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam pengembangan hukum di era digital, khususnya dalam menciptakan pengaturan yang lebih adil, humanis, dan responsif terhadap tantangan media sosial.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Undang-undang |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | 126103212199 RIA RAHMADANI |
| Date Deposited: | 30 Dec 2025 14:07 |
| Last Modified: | 30 Dec 2025 14:07 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65489 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
