AHMAD BADAWI, 126311213043 and DIDIN WAHYUDIN, 199106142023211021 (2025) EKSISTENSI DAKWAH TRADISIONAL DI ERA MODERN (Studi Kasus di Desa Sempu Kecamatan Ngancar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (932kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (246kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (422kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (406kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (786kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Eksistensi Dakwah Tradisional di Era Modern: Studi Kasus Desa Sempu Kecamatan Ngancar” ini ditulis oleh Ahmad Badawi, NIM. 126311213043, dengan pembimbing Didin Wahyudin, M.Pd Kata kunci: eksistensi, dakwah tradisional, modernisasi, Desa Sempu, fenomenologi. Dakwah tradisional merupakan bentuk penyampaian ajaran Islam yang menggunakan pendekatan konvensional dan bersifat kultural, yang diwariskan secara turun-temurun dan menyatu dengan nilai-nilai serta kearifan lokal masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dakwah tradisional dan menganalisis faktor serta implikasinya terhadap keberagamaan masyarakat di Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, di tengah arus modernisasi. Dakwah tradisional merupakan metode penyebaran ajaran Islam yang menggunakan pendekatan kultural dan sosial yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat, seperti pengajian kitab kuning, yasinan, tahlilan, hingga bela diri Pagar Nusa. Meski teknologi digital dan modernisasi berkembang pesat, dakwah tradisional tetap memiliki daya tahan karena menyatu dengan budaya lokal dan lebih relevan bagi masyarakat pedesaan yang belum sepenuhnya tersentuh digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan pendekatan studi kasus. Metode fenomenologis, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah tokoh agama, pengurus perguruan Pagar Nusa, serta masyarakat Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Proses analisis data menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah tradisional di Desa Sempu tetap eksis karena peran aktif para tokoh agama, kekuatan komunitas, serta ketertarikan masyarakat terhadap pendekatan dakwah yang akrab dan membumi. Namun, dakwah tradisional juga menghadapi tantangan seperti keterbatasan jangkauan, pengaruh media sosial, serta komersialisasi dakwah di era digital. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika dakwah tradisional dan relevansinya di era modern, serta menjadi pijakan bagi pengembangan strategi dakwah yang lebih adaptif dan kontekstual.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | 126311213043 AHMAD BADAWI |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 06:35 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 06:35 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65545 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
