FARHAN HAFIDZ, 126306212082 and AHMAD FAUZAN, 198407222023211009 (2025) PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA RANTAU ASAL JABODETABEK DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (647kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (121kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (326kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (512kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (322kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (229kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dengan judul "Penyesuaian diri mahasiswa rantau asal Jabodetabek di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung" yang ditulis oleh Farhan Hafidz. 126306212082 dengan dosen pembimbing Bapak Ahmad Fauzan, SS., M.Pd.I. Kata Kunci: Penyesuaian Diri, Mahasiswa Rantau, Adaptasi Budaya, Dukungan Sosial, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penyesuaian diri mahasiswa rantau asal Jabodetabek di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung merupakan proses adaptasi yang melibatkan motivasi awal, tantangan, strategi adaptasi, dukungan sosial, dan transformasi diri. Motivasi utama mereka merantau adalah dorongan keluarga, keterbatasan pilihan kampus, serta pertimbangan biaya yang lebih terjangkau, dengan banyak yang awalnya memilih kampus ini sebagai opsi cadangan. Tantangan utama berupa perbedaan budaya dan bahasa Jawa yang dominan di lingkungan baru, menyebabkan kesulitan komunikasi, kecemasan, dan rasa rindu suasana rumah yang memicu isolasi sosial di awal masa perantauan. Dalam menghadapi hal tersebut, mahasiswa menerapkan berbagai strategi adaptasi seperti belajar bahasa dan budaya lokal secara bertahap, membangun jaringan sosial dengan warga lokal dan komunitas sesama perantau, serta menjaga komunikasi rutin dengan keluarga sebagai dukungan emosional. Dukungan sosial, terutama dari komunitas mahasiswa rantau asal Jabodetabek dan warga lokal yang ramah, sangat membantu mereka merasa diterima dan nyaman. Akhirnya, proses adaptasi ini membawa transformasi positif pada mahasiswa, termasuk peningkatan kemandirian, keterbukaan terhadap perbedaan budaya. kemampuan komunikasi yang lebih baik, serta kedewasaan emosional yang signifikan, sehingga mereka mampu bertahan dan berkembang dalam lingkungan baru selama masa studi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam |
| Depositing User: | 126306212082 FARHAN HAFIDZ |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 02:40 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 02:40 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/65710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
