DIAH AYU ASTININGTYAS, 12305183096 (2024) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DENGAN ANAK SPEECH DELAY 2-5 TAHUN DI KABUPATEN BLITAR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER .pdf Download (878kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Download (234kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (140kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (79kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal orangtua dalam mengatasi anak dengan speech delay pada usia 2-5 tahun di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan dua orangtua yang memiliki anak dengan kondisi speech delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung komunikasi meliputi suasana psikologis yang positif dan interaksi yang konsisten, sementara penghambat komunikasi berasal dari keterbatasan akses pendidikan dan media. Dampak hambatan dalam perkembangan bahasa menyebabkan anak merasa tidak diterima oleh teman-temannya, tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian untuk berbuat. Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan kepribadian anak dikemudian hari. Padahal sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan anak. Orangtua bertanggung jawab terhadap perkembangan anak, perlu mempersiapkan diri untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada anaknya. Anak merupakan generasi masa depan bangsa dengan tumbuh kembang yang baik akan menghasilkan generasi yang berkualitas. Adanya hambatan dalam perkembangan tidak selalu berarti buruk, namun perlu disadari dan dicari solusinya agar hambatan tersebut bisa segera diselesaikan dengan baik dan anak dapat mengejar pertumbuhan dan perkembangannya yang sesuai. Masalah yang timbul tidak hanya tertuju pada perkembangan emosi dan sosial saja, melainkan juga pada ranah perkembangan fisik motorik, kognitif dan bahasa juga harus dicermati. Hambatan dapat memicu timbulnya permasalahan yang lebih berat pada tahap selanjutnya jika hambatan yang ada sejak awal tidak terselesaikan dengan baik. Peran komunikasi orangtua sangat penting dalam perkembangan kemampuan bicara anak. Meskipun ada tantangan, seperti ketidakmampuan anak untuk memberikan respon verbal, orangtua tetap berusaha aktif dalam membangun interaksi verbal yang positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi dalam komunikasi dan dukungan dari lingkungan sosial serta profesional sangat diperlukan untuk membantu anak-anak dengan speech delay mengembangkan kemampuan bicara mereka. Oleh karena itu, disarankan agar orangtua meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam berkomunikasi dengan anak, serta menjalin kerjasama dengan pihak lain untuk menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi perkembangan bahasa anak. Kata Kunci: Speech Delay, Komunikasi Interpersonal, Proposisi (penempatan) Komunikasi Interpersonal
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam |
| Depositing User: | 12305183096 DIAH AYU ASTININGTYAS |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 07:05 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 07:05 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
