SRI HARDANI CHANIA, 126301211038 and MUHAMMAD RIDHO, 197405111998031001 (2025) PENGENTASAN KEMISKINAN MENURUT QURAISH SHIHAB DALAM TAFSIR AL-MISHBAH. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (586kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (362kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (164kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Solusi Al-Qur’an Dalam Mengatasi Kemiskinan Perspektif Tafsir Al-Misbah” ditulis oleh Sri Hardani Chania, NIM, 126301211038, dengan pembimbing M. Ridho, M.Ag. Kata Kunci: Kemiskinan, Al-Qur’an, Tafsir Al-Misbah, Q.S. At-Taubah. Kemiskinan merupakan persoalan sosial yang bersifat struktural, spiritual, dan moral, yang masih menjadi tantangan besar di banyak negara berpenduduk Muslim, termasuk Indonesia. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam tidak hanya menyentuh aspek keimanan, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap problem sosial, termasuk kemiskinan. M. Quraish Shihab, melalui Tafsir Al-Misbah, menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan pendekatan kontekstual yang relevan dengan kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji solusi Al-Qur’an dalam mengatasi kemiskinan berdasarkan perspektif tafsir Al-Misbah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penafsiran Quraish Shihab terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kemiskinan? (2) Apa saja solusi pengentasan kemiskinan yang ditawarkan dalam Tafsir Al-Misbah? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) dan teknik analisis tematik. Sumber utama berasal dari Al-Qur’an dan Tafsir Al-Misbah, serta didukung oleh literatur lain seperti jurnal, artikel, dan buku-buku ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Q.S. At-Taubah ayat 60 dan 103 peran zakat sebagai sarana distribusi kekayaan dan penyucian jiwa, yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif, zakat sebagai sarana distribusi kekayaan dan penyucian jiwa, yang tidak hanya bersifat konsumtif tetapi juga produktif. Q.S. al-Baqarah ayat 245 menunjukkan bahwa infak yang dilakukan dengan ikhlas akan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda, serta memperkuat motivasi spiritual. Q.S. al-Jumu’ah ayat 10 menekankan pentingnya etos kerja, usaha mandiri, dan mencari rezeki halal sebagai bentuk aktualisasi iman. Sementara itu, Q.S. ar-Ra’d ayat 11 menegaskan bahwa perubahan sosial dan ekonomi harus dimulai dari perubahan sikap dan mentalitas individu. Selain itu, solusi Al-Qur’an menurut Quraish Shihab tidak terbatas pada zakat, tetapi juga mencakup pendidikan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan sumber daya manusia, dan perubahan pola pikir menuju kemandirian. Penanggulangan kemiskinan menurut Quraish Shihab harus bersifat komprehensif, melibatkan individu, masyarakat, dan negara dalam membangun sistem ekonomi yang adil, berkelanjutan, dan berbasis spiritualitas.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 126301211038 SRI HARDANI CHANIA |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:19 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 02:19 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66265 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
