NANING TRI LESTARI, 1860102222125 and ANANG WAHID CAHYONO, 198410052025211004 (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP FENOMENA PERCERAIAN PADA PASANGAN DISPENSASI KAWIN (Studi Kasus di Pengadilan Agama Blitar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (600kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (415kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (198kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (849kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fenomena Perceraian pada Pasangan Dispensasi Kawin (Studi Kasus di Pengadilan Agama Blitar)” ini ditulis oleh Naning Tri Lestari NIM 1860102222125, Jurusan Syariah, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing Anang Wahid Cahyono, M.H.I Kata Kunci : Hukum Islam, Pernikahan, Dispensasi Kawin, Perceraian Peneilitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian pada Pengadilan Agama Blitar. Pada tahun 2022 di Pengadilan Agama Blitar 3,747, pada tahun 2023 jumlahnya sedikit menurun, yakni 3,444 perkara perceraian, tahun 2024 kembali tercatat 3,438 perkara, bahkan pada tahun 2025, yakni Januari hingga Agustus 2025 tercatat 1,968 pasangan yang sudah di putus cerai.Tingginya angka perceraian yang terdapat pada Pengadilan Agama Blitar menunjukkan terdapat berbagai faktor yang melatarbelakanginya, salah satu hal yang menarik untuk dikaji lebih lanjut adalah perceraian yang terjadi pada pasangan yang pernah mengajukan dispensasi kawin. Fokus dan pertanyaan pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana Fenomena Perceraian Pada Pasangan Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Blitar?, 2) Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fenomenan Perceraian Pada Pasangan Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Blitar?, adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana hubungan antara usia pernikahan dan angka perceraian di Pengadilan Agama Blitar?, 2) Untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap hubungan usia pernikahan dan angka perceraian di Pengadilan Agama Blitar? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris (field research)den dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Studi dilakukan secara langsung pada Pengadilan Agama Blitar dengan data diperoleh melalui wawancara dengan Panitera Pengadilan Agama Blitar serta dokumentasi data perkara perceraian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena perceraian yang terjadi pada pasangan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Blitar dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain yaitu kesiapan mental dan emosional, ekonomi, KDRT, perselingkuhan, dan kemampuan pasangan dalam menjalankan peran dan tanggungjawab rumah tangga. Dalam perspektif maslahah mursalah dan sadd adz-dzari’ah, pernikahan di usia muda lebih banyak menimbulkan kemafsadatan daripada kemaslahatan karena ketidaksiapan emosional, ekonomi, dan sosial yang berdampak pada konflik, KDRT, serta ketidakstabilan rumah tangga, sehingga tidak mewujudkan maqashid syari’ah dan perlu dicegah melalui penetapan batas usia minimal pernikahan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102222125 NANING TRI LESTARI |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 04:37 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 04:37 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66368 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
