MUHAMMAD FARIZ NUR HAMID, 126302211012 (2024) DINAMIKA GERAKAN SOSIAL ALIANSI RAKYAT TRENGGALEK (ART) PENOLAKAN PROYEK TAMBANG DI TRENGGALEK MELALUI PERSPEKTIF ANTHONY GIDDENS. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (842kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (451kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (359kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (416kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (895kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji dinamika gerakan sosial penolakan proyek tambang emas di Trenggalek oleh Aliansi Rakyat Trenggalek (ART) dengan menggunakan teori gerakan sosial Anthony Giddens. Latar Belakang penelitian berpijak pada gerakan sosial yang dilakukan oleh Aliansi Rakyat Trenggalek (ART) dalam konflik lingkungan akibat eksploitasi sumber daya alam yang mengancam ekosistem dan mata pencaharian masyarakat Trenggalek, khususnya petani dan nelayan, serta kejanggalan izin tambang yang melanggar kawasan lindung seperti hutan, karst, dan wilayah rawan bencana. Fokus penelitian meliputi sejarah, faktor pembentuk, identitas kolektif dan bentuk perlawanan ART. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ART yang awalnya mengadvokasi isu limbah udang vaname, beralih menolak tambang sejak 2019-2020 akibat ancaman kerusakan ekosistem dan kejanggalan izin tambang. Didorong kesadaran kolektif akan pelestarian lingkungan dan mata pencaharian lokal, ART menggunakan slogan “Tambang Emas Ra Ritek” sebagai simbol ide perlawanan. Bentuk perlawanan meliputi demonstrasi, petisi online, litigasi hukum, dan kampanye media sosial. Meski menghadapi konflik horizontal dan tekanan pro-tambang, ART berhasil memobilisasi dukungan dari WALHI, JATAM, dan komunitas lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa gerakan sosial ART mencerminkan hubungan dialektis antara masyarakat sebagai agen dan struktur kekuasaan, berkontribusi pada wacana keadilan lingkungan dan pengolahan sumber daya alam berkelanjutan di Trenggalek. Kata Kunci: Aliansi Rakyat Trenggalek, Anthony Giddens, Gerakan Sosial, Keadilan Lingkungan, Penolakan Tambang
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat > Filsafat Barat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Filsafat Agama |
| Depositing User: | 126302211012 MUHAMMAD FARIZ NUR HAMID |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 04:11 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 04:11 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66629 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
