PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF FEMINISME AMINA WADUD

I'I SEPTIYANA ANGGRAINI, 126102211046 and MUNIR, 196601211992031001 (2025) PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS ELEKTRONIK DALAM PERSPEKTIF FEMINISME AMINA WADUD. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (545kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (193kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (333kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (220kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (230kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan teknologi digital semakin meningkat, terutama pada masa dan pasca pandemi yang menyebabkan aktivitas dilakukan melalui internet. Satu sisi, teknologi digital memberikan kemudahan akses informasi dan komunikasi yang tidak terbatas, namun di sisi lain, teknologi ini juga membuka ruang baru bagi terjadinya berbagai bentuk kekerasan, khususnya kekerasan berbasis gender dalam ryang digital atau yang dikenal dengan istilah kekerasan berbasis elektronik. Tujuan peneltian ini diharapkan mampu memberi sumbangsih keilmuan tentang (1) Bagaimana perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan seksual di Indonesia (2) Bagaimana perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan seksual berbasis elektronik dalam perspektif feminisme Amina Wadud? Metode Penelitian dengan menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan mengumpulkan data yang berbentuk karya tulis seperti buku, artikel, kitab dan sumber lainnya yang sesuai dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan seksual berbasis elektronik di Indonesia telah mengalami kemajuan yang signifikan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Undang-undang ini memberikan pengakuan tegas terhadap bentuk-bentuk kekerasan seksual yang terjadi di ranah digital serta menjamin hak-hak korban, termasuk hak atas penanganan, perlindungan, dan pemulihan. (2) Perlindungan hukum bagi perempuan korban kekerasan berbasis elektronik menurut feminisme Amina Wadud menekankan pentingnya reinterpretasi terhadap teks keagamaan dan hukum yang selama ini sering digunakan untuk membenarkan dominasi laki-laki dan subordinasi perempuan. Dalam konteks kekerasan seksual digital, perlindungan hukum yang ideal harus mencakup pengakuan penuh terhadap pengalaman perempuan sebagai korban, jaminan atas hak privasi, pemulihan psikologi, dan penghapusan sebagai agen moral dan spiritual yang setara.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 126102211046 I'I SEPTIYANA ANGGRAINI
Date Deposited: 26 Feb 2026 06:29
Last Modified: 26 Feb 2026 06:29
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/66684

Actions (login required)

View Item View Item