BERTAHAN DI TENGAH TEKANAN (Eksistensi Sarekat Islam Kediri Sebagai Gerakan Sosial-Keagamaan di Era Kolonial Belanda (1915–1930))

AHMAD NASUHAN, 12307193073 and MUHAMMAD AINUN NAJIB, 198103092015031001 (2025) BERTAHAN DI TENGAH TEKANAN (Eksistensi Sarekat Islam Kediri Sebagai Gerakan Sosial-Keagamaan di Era Kolonial Belanda (1915–1930)). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (753kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (272kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (156kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (259kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (484kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (445kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (164kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (593kB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi Sarekat Islam (SI) Kediri sebagai gerakan sosial-keagamaan yang bertahan di tengah tekanan kolonial Belanda pada periode 1915–1930. Latar belakang dari penelitian ini adalah dinamika kolonial yang menekan ruang gerak masyarakat pribumi baik dalam ranah sosial, ekonomi, dan politik. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana SI Kediri mempertahankan eksistensinya sebagai organisasi sosial-keagamaan, dampaknya terhadap masyarakat dan gerakan nasional, serta strategi yang digunakan dalam menghadapi tekanan internal dan eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merekonstruksi peran SI Kediri dalam memperjuangkan keadilan sosial, mengidentifikasi dampaknya terhadap kesadaran nasionalisme lokal, serta mengkaji strategi bertahan organisasi dalam konteks kolonial. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah sebagaimana dikembangkan oleh Kuntowijoyo, dengan tahapan yakni penentuan tema, heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data primer diperoleh dari arsip surat kabar kolonial, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI Kediri mampu bertahan dan berkembang melalui berbagai strategi, seperti penguatan ekonomi melalui koperasi, pendidikan Islam berbasis komunitas, serta advokasi politik melalui jaringan SI nasional. Organisasi ini juga berhasil membangun solidaritas antar kelompok masyarakat Kediri dan memperkuat kesadaran politik rakyat terhadap kolonialisme. SI Kediri tidak hanya menjadi wadah perlawanan, tetapi juga organisasi pemberdayaan sosial dan identitas keagamaan yang inklusif. Kata Kunci: Gerakan Sosial-Keagamaan, Kediri, Kolonialisme, Sarekat Islam

Item Type: Skripsi
Subjects: Sejarah Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: 12307193073 AHMAD NASUHAN
Date Deposited: 09 Apr 2026 02:51
Last Modified: 09 Apr 2026 02:51
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67017

Actions (login required)

View Item View Item