KEPATUHAN HUKUM MAHASISWA TERHADAP LARANGAN MEROKOK DI KAMPUS DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Syariah Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Satu Tulungagung Angkatan 2021)

MUHAMMAD FARID MAULANA, 126103213265 and NUR FADHILAH, 198011232003122002 (2025) KEPATUHAN HUKUM MAHASISWA TERHADAP LARANGAN MEROKOK DI KAMPUS DALAM PERSPEKTIF FIQIH SIYASAH (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Syariah Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Satu Tulungagung Angkatan 2021). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (6MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (312kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (229kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (534kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (478kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (321kB)
[img] Text
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Muhammad Farid Maulana, 126103213265, Kepatuhan Hukum Mahasiswa Terhadap Larangan Merokok di Kampus Dalam Perspektif Fiqih Siyasah (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Syariah Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Satu Tulungagung Angkatan 2021), Progam Studi Hukum Tata Negara, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. Nur Fadhilah, S.H.I, M.H. Kata Kunci: Kepatuhan Hukum, Larangan Merokok, Fiqih Siyasah, Mahasiswa. Penelitian ini mengkaji kepatuhan hukum mahasiswa terhadap larangan merokok yang terpasang di lorong lantai satu gedung FASIH dalam perspektif Fiqih Siyasah, dengan fokus pada mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung angkatan 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kepatuhan mahasiswa terhadap larangan merokok serta meninjau sejauh mana perilaku tersebut sesuai dengan prinsip-prinsip Fiqih Siyasah, seperti peran ulil amri dalam menjaga akal (hifz al-'aql) dan perlindungan terhadap jiwa (ḥifẓ al-nafs). Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua aspek yaitu: 1. Bagaimana kepatuhan hukum mahasiswa FASIH Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Angkatan 2021 terhadap larangan merokok di kampus? 2. Bagaimana kepatuhan hukum mahasiswa FASIH Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Angkatan 2021 terhadap larangan merokok di kampus dalam perspektif fiqih siyasah? Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang merupakan perokok aktif, serta dokumentasi terhadap regulasi dan literatur pendukung. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yakni kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini menghasilkan dua temuan penting: (1) Kepatuhan hukum mahasiswa FASIH angkatan 2021 terhadap larangan merokok di kampus bersifat kondisional dan instrumental. Mahasiswa menunjukkan kepatuhan hanya ketika ada pengawasan langsung atau ketakutan terhadap sanksi, bukan karena kesadaran hukum. Hal ini menunjukkan internalisasi norma hukum belum kuat dan budaya hukum yang mendukung kebijakan KTR belum terbentuk, hal ini dipengaruhi oleh kurangnya sosialisasi, lemahnya penegakan sanksi, serta lingkungan sosial yang permisif terhadap kebiasaan merokok. (2) Hasil analisis menunjukkan bahwa kepatuhan mahasiswa terhadap larangan merokok di kampus memiliki aspek yang sesuai dan tidak sesuai dengan prinsip fiqih siyasah. Aspek yang sesuai terlihat dari kebijakan kampus yang sejalan dengan peran ulil amri dalam mewujudkan kemaslahatan umum, khususnya dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs) dan akal (hifz al-aql). Akan tetapi ketidaksesuaian tampak pada pemahaman mahasiswa yang menganggap larangan tersebut hanya sebagai aturan administratif, bukan sebagai perintah syar’i. Kepatuhan yang bersifat instrumental menunjukkan lemahnya kesadaran terhadap tanggung jawab keagamaan dan sosial, serta tidak mencerminkan ketaatan kepada ulil amri sebagaimana diajarkan dalam fiqih siyasah.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Hukum > Undang-undang
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: 126103213265 MUHAMMAD FARID MAULANA
Date Deposited: 16 Apr 2026 03:23
Last Modified: 16 Apr 2026 03:23
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67131

Actions (login required)

View Item View Item