PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PEREDARAN OBAT ILEGAL DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO. 17 TAHUN 2023 DAN SIYASAH SYAR’IYAH (Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung)

FITRIAN ARISKA SURYANINGTYAS, 126103213262 and KUTBUDDIN AIBAK, 197707242003121006 (2025) PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PEREDARAN OBAT ILEGAL DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NO. 17 TAHUN 2023 DAN SIYASAH SYAR’IYAH (Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (380kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (321kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (466kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (773kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (458kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (459kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (441kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (786kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya peredaran obat ilegal serta adanya Undang-Undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 10 Tahun 2016 yang mengatur tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, yang secara eksplisit menegaskan pentingnya pengawasan terhadap peredaran barang-barang yang dapat membahayakan masyarakat, termasuk obat-obatan yang tidak memiliki izin edar. Pertanyaan penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana pengedaran dari obat ilegal terhadap masyarakat di Tulungagung?, 2) Bagaimana penerapan sanksi administratif terhadap peredaran obat ilegal?, 3) Bagaimana analisis penerapan sanksi administratif terhadap peredaran obat ilegal ditinjau dari UU No. 7 Tahun 2023 tentang Kesehatan (Studi Kasus di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung)?, 4) Bagaimana analisis penerapan sanksi administratif terhadap peredaran obat ilegal berdasarkan Siyasah Syar’iyyah? Metode peneltian yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif studi kasus (case approach). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa pengamatan, wawancara mendalam, atau dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menunjukkan bahwa: 1). Peredaran obat ilegal di Tulungagung masih cukup banyak, terutama di daerah-daerah pinggiran, 2). Sanksi administratif yang didapat oleh apotek yang menjual obat ilegal berupa teguran secara lisan, pemberian surat peringatan, sampai perampasan barang, selain itu program kerja ini perlu ditingkatkan supaya bisa memberantas peredaran obat ilegal 3). Siyasah syari’ah merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan umat dan peredaran obat ilegal dipandang sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip-prinsip yang telah diajarkan Allah dan Rasulnya.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Tata Negara
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara
Depositing User: 126103213262 FITRIAN ARISKA SURYANINGTYAS
Date Deposited: 22 Apr 2026 02:00
Last Modified: 22 Apr 2026 02:00
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67192

Actions (login required)

View Item View Item