YUNITA NAUFALUN NAZUHA, 126301212090 and IMAM AHMADI, 198512272023211022 (2025) KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF TAFSIR AL MISHBAH. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (516kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (415kB) |
Abstract
Skripsi ini ditulis oleh Yunita Naufalun Nazuha, NIM. 126301212090, Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan judul “Kepemimpinan Perempuan dalam Rumah Tangga Perspektif Tafsir Al-Mishbah” yang dibimbing oleh Bapak Imam Ahmadi,M.Ag. Kata kunci : Al-Qur’an, Kepemimpinan Perempuan dan Tafsir Al-Mishbah. Penelitian ini mengkaji konsep kepemimpinan perempuan dalam rumah tangga berdasarkan perspektif Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, seorang mufasir kontemporer Indonesia yang dikenal dengan pendekatan moderat dan kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas sosial masa kini, di mana semakin banyak perempuan yang mengambil peran sebagai kepala keluarga, baik karena situasi tertentu seperti menjadi orang tua tunggal, suami yang tidak mampu menafkahi, maupun karena perempuan memiliki kapasitas emosional, intelektual, dan manajerial yang lebih baik. Fenomena ini menunjukkan perlunya pembacaan ulang terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini dimaknai secara patriarkal dan menutup ruang partisipasi perempuan dalam kepemimpinan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (maudhu’i), yaitu dengan mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan kepemimpinan dan peran gender, kemudian dianalisis menggunakan Tafsir Al-Mishbah sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quraish Shihab tidak memaknai istilah qiwāmah (kepemimpinan) dalam QS. An-Nisā’ [4]: 34 sebagai bentuk dominasi laki-laki atas perempuan, tetapi sebagai tanggung jawab fungsional yang dilandasi oleh kemampuan, keadilan, dan kemaslahatan. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dalam rumah tangga dapat dijalankan oleh siapa saja yang memiliki kapasitas, termasuk perempuan, apabila kondisi dan konteks sosial menuntutnya. Penafsiran Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah banyak dipengaruhi oleh pendekatan sosial-kultural dan realitas masyarakat kontemporer, sehingga lebih responsif terhadap isu-isu gender dan kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir Al-Mishbah memberikan kontribusi penting dalam menguatkan legitimasi kepemimpinan perempuan dalam rumah tangga, sekaligus membuka ruang baru dalam diskursus tafsir Al-Qur’an yang lebih adil, kontekstual, dan sesuai dengan dinamika zaman. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan Islam di bidang tafsir, serta menjadi referensi bagi masyarakat dalam memahami peran dan tanggung jawab perempuan secara lebih proporsional dan berkeadilan dalam kehidupan rumah tangga.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Tafsir Hadist Agama > Tafsir Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 126301212090 YUNITA NAUFALUN NAZUHA |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 08:08 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 08:08 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67367 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
