AMALIYA NURUL HIDAYAH, 126301213104 and MUHAMMAD RIDHO, 197405111998031001 (2025) KONSEP KECERDASAN EMOSIONAL (EMOTIONAL INTELLIGENCE) DALAM AL-QUR’AN (Perspektif Tafsir Al-Azhar). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (378kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (362kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (325kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (506kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf Download (288kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (395kB) |
Abstract
Amaliya Nurul Hidayah: Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence) dalam Al-Qur’an: Perspektif tafsir Al-Azhar Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Al-Qur’an, Tafsir Al-Azhar, Daniel Goleman. Kecerdasan emosional (emotional intelligence) merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter manusia, khususnya dalam menghadapi dinamika sosial, tekanan emosional, dan tantangan kehidupan. Meskipun istilah ini dikenal luas dalam kajian psikologi modern, nilai-nilai dasar kecerdasan emosional sejatinya telah banyak diajarkan dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an tidak hanya mengatur aspek ibadah ritual, tetapi juga memberikan bimbingan dalam membentuk karakter dan pengelolaan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kecerdasan emosional dalam perspektif Al-Qur'an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu’i), serta menganalisis bagaimana penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar memberikan penjelasan terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan aspek-aspek kecerdasan emosional tersebut. Dalam kajian tafsir maudhu’i, istilah kecerdasan emosional tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an, namun konsep dan nilai-nilainya dapat ditemukan dalam term: al-qalb (hati), an-nafs (jiwa), tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), as}-s}abr (kesabaran), dan al-h}ilm (pengendalian diri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i). Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research), dengan fokus pada ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan lima aspek kecerdasan emosional menurut teori Daniel Goleman, yaitu kesadaran diri (selfawareness), pengendalian diri (self-regulation), motivasi diri (self-motivation), empati (empathy), dan keterampilan sosial (social skills). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir AlAzhar mengaitkan nilai-nilai kecerdasan emosional dengan prinsip-prinsip keimanan, ketakwaan, dan pembentukan akhlak. Buya Hamka menafsirkan ayatayat terkait pengelolaan emosi tidak hanya dari sisi sosial, tetapi juga sebagai bagian dari penyucian jiwa (tazkiyatun nafs). Nilai tersebut dipandang relevan dalam membangun karakter yang matang secara emosional dan spiritual, khususnya dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Penelitian ini memberikan kontribusi sebagai pemahaman dan penguatan bahwa konsep kecerdasan emosional dapat dikaji dan dipahami melalui perspektif Al-Qur'an dengan metode tafsir tematik, serta menunjukkan bahwa ajaran Islam memiliki landasan kuat terkait pengelolaan emosi yang sejalan dengan kebutuhan manusia di era kontemporer. Diharapkan penelitian ini menjadi referensi dalam integrasi antara kajian Al-Qur'an dan konsep psikologi modern.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Al Quran Agama > Tafsir Hadist |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 126301213104 AMALIYA NURUL HIDAYAH |
| Date Deposited: | 05 May 2026 03:43 |
| Last Modified: | 05 May 2026 03:43 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67506 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
