MASTURBASI SEBAGAI ALASAN KETIDAKPUASAN SESEORANG DALAM MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL PERSPEKTIF ULAMA DAN PAKAR MEDIS DI KAB. BLITAR

MOH. FATKHUL HARIS, 12102193057 and ASMAWI, 197509032003121004 (2025) MASTURBASI SEBAGAI ALASAN KETIDAKPUASAN SESEORANG DALAM MELAKUKAN HUBUNGAN SEKSUAL PERSPEKTIF ULAMA DAN PAKAR MEDIS DI KAB. BLITAR. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (363kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (256kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (403kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (327kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (395kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (213kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan dengan judul “Masturbasi Sebagai Alasan Ketidakpuasan Seseorang dalam Melakukan Hubungan Seksual Perspektif Ulama Dan Pakar Medis di Kab. Blitar” yang ditulis oleh Moh. Fatkhul Haris, NIM. 12102193057, Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dibimbing oleh Dr. H. Asmawi, M.Ag. Kata Kunci: Masturbasi, ketidakpuasan, Hubungan Seksual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyak kasus pasangan yang merasa tidak puas cenderung mengalami penurunan komunikasi emosional, yang pada akhirnya dapat menyebabkan konflik dalam pernikahan. Fenomena ini semakin relevan untuk dikaji mengingat pentingnya hubungan seksual dalam menjaga kestabilan dan keharmonisan rumah tangga. Rumusan dalam penelitian ini yaitu: 1)Bagaimana tinjauan hukum menurut ulama di Kab. Blitar tentang masturbasi sebagai alasan ketidakpuasan seseorang dalam melakukan berhubungan seksual?, 2)Bagaimana pengaruh masturbasi menurut ahli medis di Kab. Blitar tentang masturbasi sebagai alasan ketidakpuasan seseorang dalam melakukan berhubungan seksual?. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data Deskriptif berupa kata kata tertulis dari informasi Narasumber dan perilaku yang diamati. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (fueld research). Teknik analisis data menggunakan reduksi data. Hasil dalam penelitian ini yaitu: 1)Tinjauan Hukum Menurut Ulama di Kab. Blitar Tentang Masturbasi sebagai Alasan Ketidakpuasan Seseorang dalam Melakukan Hubungan Seksual yaitu dalam Islam, hubungan seksual dipandang sebagai ibadah yang memiliki nilai spiritual dan dilakukan dalam ikatan pernikahan yang sah. Masturbasi dianggap bertentangan dengan prinsip menjaga kesucian diri dan dapat membawa dampak negatif, seperti kecanduan, menurunnya gairah terhadap pasangan, serta merusak keharmonisan rumah tangga. Solusi terbaik yang diajarkan dalam Islam adalah berpuasa bagi yang belum mampu menikah dan membangun komunikasi yang baik dalam pernikahan bagi pasangan suami istri. 2)Pengaruh Masturbasi Menurut Ahli Medis di Kab. Blitar Tentang Masturbasi sebagai Alasan Ketidakpuasan Seseorang dalam Melakukan Hubungan Seksual yaitu perspektif medis mengenai masturbasi yang dilakukan dalam batas wajar tidak menimbulkan masalah serius, tetapi jika dilakukan secara berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, mental, dan hubungan sosial seseorang.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 12102193057 MOH.FATKHUL HARIS
Date Deposited: 13 May 2026 04:16
Last Modified: 13 May 2026 04:16
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/67769

Actions (login required)

View Item View Item