TEGAR DHEVADANNY PERISTIWANA, 12308193015 and FEMITA ADELINA, 1994022620231420 (2026) MAKNA KEPATUHAN DALAM RELASI PELATIH DAN SISWA (Studi Fenomenologis Pada Pelatih Pencak Silat PSHT di Kabupaten Kediri). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (535kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (709kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (404kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (612kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (623kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (613kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (620kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (565kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (559kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kepatuhan dalam relasi pelatih dan siswa di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Kediri. Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena ketidaksesuaian antara nilai luhur kepatuhan yang iajarkan PSHT dengan perilaku aktual sebagian anggotanya di lapangan, seperti kekerasan dan penyalahgunaan senioritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi IPA ( Interpretative Phenomenological Analysis ). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif lengkap selama satu bulan dan wawancara mendalam semi terstruktur dengan tiga orang pelatih aktif PSHT di Kabupaten Kediri. Hasil penelitian mengungkap dua temuan utama. Pertama, pelatih memaknai kepatuhan bukan sebagai kepatuhan yang hanya beradal dari tekanan otoritas, melainkan sebagai suatu kesadaran batiniah yang muncul dari pemahaman dan penghargaan siswa terhadap nilai-nilai PSHT. Kedua, relasi antara pelatih dan siswa dibangun dengan pola kekeluargaan (seperti hubungan kakak dan adik atau orang tua dan anak) yang ditandai kehangatan, kedekatan emosional, dan komunikasi terbuka, namun tetap disertai ketegasan. Relasi ini berfungsi sebagai fondasi dan medium efektif untuk mentransmisikan nilai serta membentuk kepatuhan yang berkelanjutan. Temuan ini memperkaya teori kepatuhan Milgram dengan menunjukkan bahwa dalam konteks organisasi berbasis nilai tradisional, kepatuhan dapat dikonstruksi sebagai kesadaran reflektif yang dibangun melalui keteladanan dan relasi personal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa esensi kepatuhan dalam PSHT adalah integrasi antara kesadaran intrinsik siswa dan relasi kekeluargaan yang dijaga oleh pelatih. Kata Kunci : Makna Kepatuhan, PSHT, Relasi Pelatih dan siswa.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan dan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Psikologi Islam |
| Depositing User: | 12308193015 TEGAR DHEVADANY PERISTIWANA |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:58 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:58 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68381 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
