KONSEP BUDAK PERSPEKTIF FAHRUDIN Al-RAZI DAN IMAM AL-QURTHUBI DALAM KITAB TAFSIR MAFATIH AL-GHOIB DAN JAMI’I LI AHKAM AL-QUR’AN

ALFIAN AFIUDIN, 126301202052 (2024) KONSEP BUDAK PERSPEKTIF FAHRUDIN Al-RAZI DAN IMAM AL-QURTHUBI DALAM KITAB TAFSIR MAFATIH AL-GHOIB DAN JAMI’I LI AHKAM AL-QUR’AN. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (785kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (279kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (149kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (362kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (550kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (166kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (337kB)

Abstract

Pada zaman sekarang masih banyak orang yang secara tidak sadar ia melakukan perbuatan perbudakan walaupun perbudakan sudah tidak ada lagi dan fenomena ini juga terjadi di indonesia seperti masih banyaknya buruh yang mendapatkan perlakuan dengan semena-mena dan sebagian orang arab pada zaman sekarang masih banyak yang beranggapan bahwa islam itu memperbolehkan perbudakan karena pada dasarnya saat pertama kali munculnya islam, islam tidak langsung menolak perbudakan tetapi tidak berarti bahwa islam setuju dengan perbudakan, hal ini terjadi karena kurangnya wawasan tentang konsep perbudakan oleh karena itu penulis ingin mengkaji persamaan dan perbedaaan tentang konsep perbudakan menurut tafsir Al-Razi dan Al-Qurthubi. Pendekatan penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif komparatif, karena teknik ini adalah teknik yang dapat digunakan untuk menggambarkan dan membandingkan kejadian-kejadian yang terjadi di saat penelitian menganalisis kejadian tersebut. Konsep budak menurut Tafsir Ar-Razi adalah sebuah kondisi perindividual maupun sistem yang pada tempo dulu bisa diperlakukan dengan keinginan pihak majikan . Menurut pandangan Tafsir Al-Qurthubi adalah seseorang yang tidak bisa memenuhi hak dirinya sendiri dan bisa dijual belikan, dipekerjakan bahkan digauli tanpa adanya akad nikah, perbedaanya adalah hanya pada masalah kriteria budak yang bisa digunakan untuk membayar kafarat dan tidaknya danpersamaanya adalah sama-sama menjunjung tinggi nilai kearifan dalam Al-Quran.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Quran
Agama > Tafsir Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir
Depositing User: 126301202052 ALFIAN AFIUDIN
Date Deposited: 18 Jun 2026 06:47
Last Modified: 18 Jun 2026 06:47
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68461

Actions (login required)

View Item View Item