M. NANANG FEBRIANTO, 1880508240017 and BINTI NUR ASIYAH, 198008112011012007 and ROKHMAT SUBAGIYO, 17907212014031001 (2026) PENGARUH PEMBIAYAAN SYARIAH, PENDISTRIBUSIAN ZAKAT, PEER TO PEER LENDING, BANTUAN SOSIAL PANGAN DAN DANA DESA TERHADAP KETAHANAN PANGAN DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI SEBAGAI INTERVENING DI 34 PROVINSI INDONESIA. [ Thesis ]
|
Text
COVER.pdf Download (922kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (69kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Restricted to Registered users only Download (505kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (640kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (409kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tesis dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Syariah, Pendistribusian Zakat, Peer to Peer Lending, Bantuan Sosial Pangan dan Dana Desa Terhadap Ketahanan Pangan dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Intervening di 34 Provinsi Indonesia” di tulis oleh M. Nanang Febrianto yang dibimbing oleh Dr. Binti Nur Asiyah, M.Si., dan Dr. Rokhmat Subagiyo, M.E.I. Dilatarbelakangi isu pembangunan dalam mengatasi tantangan kelaparan ekstrem dan kerawanan pangan dengan tren stagnan terutama Papua, Maluku dan Nusa Tenggara. Peranan Blended finance terutama Commercial Funding (pembiayaan syariah, dan peer to peer), Social Funding (pendistribusian zakat) dan Public Funding (bantuan sosial pangan dan dana desa) stimulus akses permodalan sektor pertanian berkontribusi pada ketahanan pangan berkelanjutan. Pertumbuhan ekonomi berperan menciptakan redistribution with growth pembiayaan terhadap ketahanan pangan. Rumusan masalah, berikut: 1) bagaimana pengaruh pembiayaan syariah, pendistribusian zakat, pembiayaan peer to peer, bantuan sosial pangan, dana desa dan pertumbuhan ekonomi terhadap ketahanan pangan di 34 Provinsi Indonesia, serta apakah terdapat perbedaan pengaruh di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa?, 2) Bagaimana pembiayaan syariah, pendistribusian zakat, pembiayaan peer to peer, bantuan sosial pangan, dan dana desa terhadap ketahanan pangan dengan pertumbuhan ekonomi sebagai intervening di 34 Provinsi Indonesia, serta apakah terdapat perbedaan pengaruh di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa? Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksplanatory research. Populasi yaitu provinsi di Indonesia mengacu 34 provinsi secara total sampling dengan penetapan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dengan data sekunder dari Otoritas Jasa Keuangan, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Pusat Statistik dan Kementrian Keuangan tahun 2020-2024. Analisis data dengan metode SEM-PLS yaitu uji deskriptif, outer model (validitas, reliabilitas, dan Multikolinieritas), Inner model (R2, F2, Q2), uji hipotesis serta Multigroup (MGA). Diperoleh temuan 1) pengujian secara langsung bahwa pembiayaan syariah, pendistribusian zakat, bantuan sosial pangan, dana desa dan pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan di 34 Provinsi Indonesia, di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa akibat orientasi tidak terintegrasi mendukung sektor rill dan produktif, pembiayaan syariah dihadapkan tingginya, zakat dan bantuan sosial pangan sebatas jaringan pengaman sosial jangka pendek serta dana desa didominasi infrastruktur dasar serta pertumbuhan tidak inklusif. Namun, pembiayaan peer to peer signifikan terhadap ketahanan pangan di 34 Provinsi dan luar Pulau Jawa tetapi tidak signifikan Pulau Jawa menunjukkan pembiayaan peer to peer mampu mengisi celah keterbatasan akses keuangan formal mendorong produktivitas pertanian dan pangan di luar Pulau Jawa. 2) Hasil uji tidak langsung pertumbuhan ekonomi tidak mengintervensi pembiayaan syariah, pendistribusian zakat, pembiayaan peer to peer, bantuan sosial pangan dan dana desa yang signifikan terhadap ketahanan pangan. Implikasi penelitian, diperlukan transformasi blended finance mengarah pada sektor ketahanan pangan khususnya pertanian dan pertumbuhan ekonomi berbasis produktivitas agar mampu mewujudkan redistribution with growth terhadap ketahanan pangan secara inklusif. Kata Kunci: Blended finance, Pertumbuhan Ekonomi, Ketahanan Pangan, Inklusi Keuangan, Redistribution with Growth.
| Item Type: | Thesis (UNSPECIFIED) |
|---|---|
| Subjects: | Keuangan Islam Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Pascasarjana > Thesis > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1880508240017 M. NANANG FEBRIANTO |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 09:26 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 09:26 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
