TINJAUAN AKAD BA’I MUAJJAL TERHADAP SISTEM PEMBAYARAN HUTANG PIUTANG SEMBAKO (Studi Kasus Toko Cahaya Berkah di Desa Pakisrejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung)

FIFI HUSNATUL MAHMUDAH, 1860101223248 and AGNES LUTFIANA NI'MAH, 199308202025212006 (2026) TINJAUAN AKAD BA’I MUAJJAL TERHADAP SISTEM PEMBAYARAN HUTANG PIUTANG SEMBAKO (Studi Kasus Toko Cahaya Berkah di Desa Pakisrejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (850kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (389kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (237kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (426kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (439kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (521kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (311kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (273kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi berjudul Tinjauan Akad Ba’i Muajjal terhadap Sistem Pembayaran Hutang Piutang Sembako (Studi Kasus Toko Cahaya Berkah di Desa Pakisrejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung)” yang ditulis oleh Fifi Husnatul Mahmudah, NIM. 1860101223248, dengan pembimbing Agnes Lutfiana Ni’mah, M. H. Kata Kunci: Akad Ba’i Muajjal, Sistem Pembayaran, Hutang Piutang, Sembako di toko Cahaya Berkah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya praktik jual beli sembako dengan sistem hutang piutang di masyarakat pedesaan sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan pokok ketika kondisi ekonomi belum memungkinkan untuk pembayaran tunai. Sistem tersebut banyak dilakukan berdasarkan rasa saling percaya antara penjual dan pembeli, namun dalam praktiknya sering kali tidak disertai kejelasan akad, harga, maupun waktu pembayaran. Dalam perspektif hukum Islam, transaksi semacam ini perlu ditinjau agar sesuai dengan prinsip syariah, khususnya akad ba’i muajjal, yaitu jual beli dengan pembayaran tangguh yang dibolehkan selama memenuhi rukun dan syarat akad serta terhindar dari unsur riba, gharar, dan ketidakadilan. Oleh karena itu, praktik sistem pembayaran hutang piutang sembako di Toko Cahaya Berkah penting dikaji guna mengetahui kesesuaiannya dengan hukum Islam. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui praktik sistem pembayaran hutang piutang sembako yang diterapkan di Toko Cahaya Berkah Desa Pakisrejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, (2) Untuk menganalisis tinjauan akad ba’i muajjal terhadap sistem pembayaran hutang piutang sembako di Toko Cahaya Berkah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung di Toko Cahaya Berkah sebagai objek penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran secara mendalam mengenai praktik transaksi hutang piutang sembako yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sistem pembayaran hutang piutang sembako di Toko Cahaya Berkah dilakukan dengan cara pembeli mengambil barang terlebih dahulu kemudian melakukan pembayaran pada waktu yang telah disepakati. Pencatatan hutang dilakukan secara sederhana oleh pemilik toko. (2) Ditinjau dari akad ba’i muajjal, praktik tersebut pada dasarnya diperbolehkan karena termasuk jual beli dengan pembayaran tangguh, selama harga barang telah ditentukan di awal dan tidak ada tambahan pembayaran karena keterlambatan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101223248 FIFI HUSNATUL MAHMUDAH
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:26
Last Modified: 01 Jul 2026 03:26
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68728

Actions (login required)

View Item View Item