ARUM PUSPA NINGRUM, 126103201042 and ZULFATUN NI'MAH, 197912172008012013 (2026) KERJASAMA ANTAR LEMBAGA DALAM PENANGANAN ANAK TERLANTAR DITINJAU DARI HUKUM POSITIF DAN FIQIH SIYASAH (Studi Kasus di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif di Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (448kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (370kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (562kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (480kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (368kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (237kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul, “Kerjasama Antar Lembaga Dalam Penanganan Anak Terlantar Ditinjau Dari Hukum Positif Dan Fiqih Siyasah (Studi Kasus Di Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif Di Kabupaten Tulungagung)” ini di tulis oleh Arum Puspa Ningrum, NIM. 126103201042, Prodi Hukum Tata Negara (HTN), Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dibimbing oleh Dr. Zulfatun Ni’mah, M. Hum. Kata Kunci : Koordinasi antar Lembaga, Hukum Positif, Fiqih Siyasah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kolaborasi integratif antara Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI), dinas sosial, lembaga kesehatan, lembaga pendidikan, kepolisian, dan masyarakat secara terpadu wajib dilakukan guna memenuhi hak-hak dasar serta mengatasi permasalahan sosial anak terlantar. Namun berdasarkan fakta lapangan penanganan anak terlantar lebih difokuskan pada aspek pendidikan daripada aspek kesehatan sehingga berpotensi mengganggu tumbuh kembang anak. Maka dari itu penting untuk melihat bagaimana bentuk implementasi Kerjasama antar Lembaga dalam penanganan anak terlantar di Kabupaten Tulungagung terutama ditinjau dari hukum positif dan fiqih siyasah. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kerjasama antar lembaga dalam penanganan anak terlantar di Unit layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif di Kabupaten Tulungagung 2) Bagaimana kerjasama antar lembaga dalam penanganan anak terlantar di Unit layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif di Kabupaten Tulungagung ditinjau dari hukum positif 3) Bagaimana kerjasama antar lembaga dalam penanganan anak terlantar di Unit layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif di Kabupaten Tulungagung ditinjau dari fiqih siyasah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, dengan melakukan pendekatan kualitatif yakni penelitian empiris dengan sifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Selain itu teknik analisis data yang digunakan adalah penyajian data dan pemeriksaan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data yang digunakan adalah perpanjangan keikutsertaan dan triagulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Kerjasama antar lembaga dalam penanganan anak terlantar oleh ULT PSAI Kabupaten Tulungagung dilaksanakan dengan cara membagi tugas yang jelas antar lembaga, dimana tugas menerima laporan dilaksanakan oleh LPA, Dinas Sosial, dan Kepolisian, kemudian penjemputan anak terlantar dilaksanakan oleh Dinas Sosial, Kepolisian, dan Satpol PP, pemeriksaan kesehatan dilaksanakan oleh puskesmas terdekat atau RSUD Dr. Iskak, penyediaan tempat tinggal atau rumah aman (shelter) dilaksanakan oleh Panti Asuhan Aisyiyah Siti Fatimah, pengasuhan anak oleh pekerja sosial dan pengasuh panti, sedangkan penyedia layanan pendidikan diberikan oleh Dinas Pendidikan atau sekolah mitra, sehingga disimpulkan bahwa hak-hak anak terlantar sebagian telah terpenuhi yaitu dibidang pemenuhan hak dasar anak di bidang pendidikan, kesehatan dan pelayanan perlindungan hukum dan pengasuhan anak 2) Pelaksanaan kerjasama antar lembaga di ULT PSAI Kabupaten Tulungagung telah berjalan sesuai dengan hukum positif yang berlaku. Hal tersebut ditunjukkan melalui pelayanan terpadu antar lembaga yang disertai koordinasi lintas sektor dalam upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak terlantar. Dengan adanya kerjasama dan koordinasi tersebut, proses pelayanan dan perlindungan anak terlantar dapat berjalan lebih efektif,terarah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3) Berdasarkan perspektif fiqih siyasah, kerjasama antar lembaga dalam penanganan anak terlantar oleh ULT PSAI Kabupaten Tulungagung telah sejalan dengan prinsip ta’awun dan maslahah, karena kerja sama antar lembaga dan masyarakat dalam upaya perlindungan anak.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Tata Negara Kesejahteraan Sosial Kinerja Pegawai Layanan Publik Hukum > Perlindungan Hukum Hukum > Undang-undang |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | 126103201042 ARUM PUSPA NINGRUM |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 07:09 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 07:09 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
