TRANSMISI DAN TRANSFORMASI PERAN MUT{AWWIF DALAM TRADISI NABI MELALUI PENDEKATAN LIVING SUNNAH

SUCI NUR FAUZIYAH, 126312212021 and RIZQA AHMADI, 198711062015031004 (2025) TRANSMISI DAN TRANSFORMASI PERAN MUT{AWWIF DALAM TRADISI NABI MELALUI PENDEKATAN LIVING SUNNAH. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (820kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (198kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (325kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (490kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (231kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (145kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (260kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Transmisi dan Transformasi Peran Mut{awwif dalam Tradisi Nabi Melalui Pendekatan Living Sunnah” ini ditulis oleh Suci Nur Fauziyah, NIM 126312212021, dengan pembimbing Dr. Rizqa Ahmadi, Lc. M.A. Kata Kunci: Living Sunnah, Mut}awwif, Tradisi, Transformasi, Transmisi. Meningkatnya jumlah jamaah haji dan umrah setiap tahun di era kontemporer ini, masih banyak jamaah yang mengalami kebingungan dalam menjalankan ibadah karena keterbatasan pemahaman, bahasa, maupun kondisi sosial yang kompleks. Dalam situasi seperti inilah peran pembimbing, pemandu, atau yang kini lebih dikenal dengan sebutan mut{awwif menjadi sangat diperlukan. Tidak hanya sebagai pemandu teknis, tetapi juga sebagai penyambung nilai-nilai keislaman dalam konteks ibadah. Penelitian ini mengkaji bagaimana peran mut}awwif ditransmisikan dari masa Nabi Muhammad saw. dan bagaimana peran tersebut mengalami transformasi seiring perkembangan zaman. Menggunakan pendekatan Living Sunnah dari Fazlur Rahman dan metode kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini menelusuri gaya pelayanan ibadah haji maupun umrah pada masa Nabi Muhammad saw. seperti pengutusan Abu Bakar sebagai amīr al-ḥajj, adanya al-siqa>yah sebagai penyedia air minum, dan al-rifa>dah sebagai penjamu makanan untuk para peziarah. Beberapa istilah tersebut menunjukkan adanya pelayanan kepada jamaah sebagai cikal bakal fungsi mut{awif modern. Teori double movement digunakan untuk menggali nilai-nilai moral dari konteks sejarah dan merelevansikannya dalam realitas kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran mut{awwif merupakan bagian dari sunnah yang hidup, bermula dari peran yang diistilahkan secara sederhana seperti amīr al- ḥajj, al-siqa>yah, dan al-rifa>dah, kemudian terus berkembang menyesuaikan zaman dalam bentuk dan cara, namun tetap berpijak pada nilai moral ajaran Nabi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi penguatan pemahaman keislaman dalam studi hadis serta pengembangan profesionalisme mut{awwif di era kontemporer.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Hadist
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Hadits
Depositing User: 126312212021 SUCI NUR FAUZIYAH
Date Deposited: 02 Jul 2026 01:26
Last Modified: 02 Jul 2026 01:26
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68921

Actions (login required)

View Item View Item