Eri Martha Safira, - and Iffatin Nur, 197301111999032001 and Abdul Mun'im Saleh, - and Uswatul Khasanah, - and Raihanah binti Abdullah, - (2026) Transcendental Emancipatory Unification of Family Law in Muslim Majority Countries in Southeast Asia. El-Mashlahah, 6 (1). pp. 183-208. ISSN E-ISSN: 2622-8645; P-ISSN: 2089-1970
|
Text
Transcendental Emancipatory Unification of Family Law in Muslim Majority Countries in Southeast Asia.pdf Download (603kB) |
Abstract
Transcendentally, the basis of legal reform in Muslim-majority Southeast Asian countries includes cultural and religious pluralism, social justice, modernity and tradition, globalization and interconnectivity, and politics and policy. Emancipatory family law reform is not only related to moral values.Butit is also influenced by government policies, political dynamics, and the formation of laws that are responsive to the rights of children and women. The study aimed to analyze the politics of family law unification in Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam and efforts to unify family law to protect women and children from an emancipatory transcendental perspective. The research method was normative empirical. Data analysis carried out inductively and structured from the politics of the formation and renewal of family law in Southeast Asia: Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam. Through this research analysis, it concluded that political initiatives for family law reform are influenced by pressure from civil society, non-governmental organizations, human rights movements, and gender equality. Family law reform reflects power relations in society. Emancipatory transcendental analysis can deeply explore the structure of family law as a foundation for maintaining or changing policy direction, particularly regarding gender and individual rights under family law. This analysis creates the concept of emancipatory transcendental politics, which combines religious, customary, and Western law and creates gender equality and social justice in efforts to unify family law in Indonesia, Malaysia, and Brunei Darussalam. Secara transendental dasar pembaruan hukum di negara mayoritas Islam Asia Tenggara meliputi pluralisme budaya dan agama, keadilan sosial, modernitas dan tradisi, globalisasi dan interkonektivitas, serta politik dan kebijakan. Secara emansipatoris pembaruan hukum keluarga tidak hanya berkaitan dengan nilai-nilai moral, tetapi juga terpengaruh oleh kebijakan pemerintah, dinamika politik dan pembentukan hukum yang responsif terhadap hak-hak anak dan perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis politik unifikasi hukum keluarga di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam serta menganalisis upaya unifikasi hukum keluarga dalam memberikan perlindungan perempuan dan anak dengan perspektif transcendental emansipatoris. Metode penelitiannya normative empiris. Analisis data dilakukan secara induktif dan terstruktur dari politik pembentukan dan pembaruan hukum keluarga di Asia Tenggara; Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Melalui analisis penelitian ini,dapat disimpulkan bahwa inisiatif politik reformasi pembaruan hukum keluarga dipengaruhi oleh tekanan masyarakat sipil, organisasi non-pemerintah, gerakan hak asasi manusia dan kesetaraan gender. Pembaruan hukum keluarga mencerminkan hubungan kekuasaan dalam masyarakat.Analisis transendental emansipatoris mengeksplorasi dengan mendalam bangunan hukum keluarga sebagai landasan mempertahankan atau mengubah arah kebijakan, terutama terkait dengan gender dan hak-hak individu dalam hukum keluarga. Dari analisis tersebut terciptalah konsep politik transendental emansipatoris yang memadukan hukum agama, adat, dan barat serta tercipta kesetaraan gender dan keadilan sosial dalam upaya unifikasi hukum keluarga di Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Agama Masyarakat Islam Perempuan |
| Divisions: | Karya Dosen |
| Depositing User: | Prof. Dr. Iffatin Nur, M.Ag. NIP. 197301111999032001 |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:52 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:52 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/68939 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
