TINJAUAN PRINSIP FIQH MU’AMALAH TERHADAP PRAKTIK PENGGILINGAN PADI UD. MEKAR MULYA DALAM PEMBENTUKAN DISPARITAS HARGA BERAS DI KECAMATAN BANDUNG TULUNGAGUNG

NABILA EKA PUTRI, 1860101221030 and MUKHAMMAD ZAINUL MUTTAQIN, 3459767668130152 (2026) TINJAUAN PRINSIP FIQH MU’AMALAH TERHADAP PRAKTIK PENGGILINGAN PADI UD. MEKAR MULYA DALAM PEMBENTUKAN DISPARITAS HARGA BERAS DI KECAMATAN BANDUNG TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (772kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (378kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (300kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (355kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (545kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (309kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (619kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (267kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional, khususnya pada komoditas padi sebagai sumber pangan utama masyarakat Indonesia. Dalam sistem distribusi beras, penggilingan padi memiliki posisi yang startegis karena berfungsi sebagai penghubung antara petani dan konsumen melalui proses pengolahan gabah menjadi beras siap jual. Proses tersebut tidak hanya mempengaruhi kualitas beras yang dihasilkan, tetapi juga berdampak pada pembentukan harga di pasar. Perbedaan harga antara tingkat petani, penggilingan, pedagang, dan konsumen dapat menimbulkan disparitas harga, seperti kualitas gabah dan beras, biaya produksi, kondisi pasar, ketersediaan stok untuk penjualan, serta sistem distribusi yang sedang berlangsung. Sementara itu, dalam perspektif fiqh mu’amalah, aktivitas ekonomi harus dilakukan harus berdasarkan dengan prinsip kehalalan, prinsip keadilan, prinsip kerelaan, dan prinsip kejujuran agar tidak menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Fokus penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan penggilingan padi UD. Mekar Mulya terhadap disparitas harga beras? (2) Bagaimana tinjauan prinsip fiqh mu’amalah terhadap praktik penggilingan padi UD. Mekar Mulya dalam kaitannya dengan pembentukan disparitas harga beras di Kecamatan Bandung Tulungagung? Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian empiris. Pendekatan yang diterapkan oleh penulis adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan teknik analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. melakukan pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) UD. Mekar Mulya melaksanakan proses penggilingan padi secara struktur melalui tahapan pengeringan, pemecahan kulit, penyosohan, pengayakan, hingga melalui tahap color sorter untuk menghasilkan beras yang lebih berkualitas. Penentuan harga beras dipengaruhi oleh kondisi pasar, musim panen, kualitas gabah, persediaan stok, serta biaya distribusi. (2) Berdasarkan tinjauan fiqh mu’amalah, praktik usaha yang diterapkan UD. Mekar Mulya telah sesuai dengan prinsip kehalalan, keadilan, saling ridha, dan kejujuran. Meskipun demikian, masih terdapat potensi ketidakseimbangan posisi tawar menawar antara petani dan pelaku usaha yang perlu diperhatikan.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Ekonomi Islam
Ekonomi > Harga
Ekonomi > Kualitas Produk
Hukum > Undang-undang
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: 1860101221030 NABILA EKA PUTRI
Date Deposited: 06 Jul 2026 02:18
Last Modified: 06 Jul 2026 02:18
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69033

Actions (login required)

View Item View Item