FIKA YUNI ATIKA, 126309203116 and REFKI RUSYADI, 198612272023211020 (2025) REPRESENTASI KESENJANGAN SOSIAL TERHADAP PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN (Studi Kasus Pada Komunitas Waria di Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (861kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (266kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (359kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (350kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (841kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesenjangan sosial dalam akses pendidikan dan kesempatan kerja pada komunitas waria di Tulungagung, serta peran komunitas APRIKOT (Apresiasi Waria dan Priawan Kota Tulungagung) dalam mendukung pemenuhan hak-hak sosial dan ekonomi anggotanya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam pada tiga informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas waria di Tulungagung hanya lulusan SD–SMA. Hal ini dikarenakan adanya diskriminasi, tekanan psikologis, serta kurangnya dukungan keluarga. Temuan ini memperlihatkan bahwa diskriminasi berbasis identitas gender menjadi hambatan utama dalam perkembangan modal manusia (human capital) kelompok waria, sebagaimana dijelaskan oleh Gary Becker bahwa investasi pendidikan semestinya berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas, namun tidak berlaku optimal bagi kelompok waria karena stigma sosial yang melekat. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa komunitas APRIKOT memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan sosial, pelatihan keterampilan, akses informasi pekerjaan, serta wadah pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas hidup anggotanya. Secara keseluruhan, studi ini menekankan perlunya dukungan struktural yang lebih inklusif agar waria memperoleh akses pendidikan dan pekerjaan yang setara, serta dapat keluar dari lingkaran kesenjangan sosial-ekonomi. Kata Kunci : Waria, pendidikan, pekerjaan, human capital, APRIKOT Tulungagung.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 126309203116 FIKA YUNI ATIKA |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 07:30 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 07:30 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69117 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
