SITI NUR RO’AZAH APRILIA, 126102213305 and HUSNUL HAQ, 198307032011011017 (2025) IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERKAWINAN ANAK PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (Studi Kasus di Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (595kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (555kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (430kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (793kB) |
Abstract
Skripsi ini ditulis oleh Siti Nur Ro Azah Aprilia, NIM. 126102213305 Implementasi Program Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Kasus di Dinas Keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Tulungagung), Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2025, Pembimbing: Dr. H. Husnul Haq, Lc., MA. Kata Kunci: Pencegahan dan penanganan, Perkawinan anak, Dinas keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya perkawinan anak di kabupaten Tulungagung, pada 2021 sebanyak 426 permohonan disepensasi kawin, pada 2022 terdapat 372, pada 2023 terdapat 262 perkara, pada 2024 terdapat 273 perkara. Dalam menangani permasalahan tersebut pemerintah kabupaten Tulunggaung melalui Dinas Keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak memberikan dan menerapkan program dan pelayanan berupa pencegahan dan penanganan kepada masyarakat kabupaten Tulungagung dalam mengatasi persoalan tersebut. Oleh karena itu perlunya dilakukan kajian penelitian secara mendalam untuk mengetahui bagaimana penerapam pencegahan dan penanganan perkawinan anak yang diterapkan oleh Dinas KBPPPA kabupaten Tulunggaung. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana implementasi program KBPPPA Kabupaten Tulunggaung dalam Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak? 2) Bagaimana implementasi program KBPPPA kabupaten Tulungagung dalam upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perspektif hukum keluarga islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripstif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data menerapkan tiga proses yaitu: proses kondensasi data, proses penyajian data, dan proses penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, memperoleh hasil sebagai berikut: 1) implementasi program KBPPPA di Kabupaten Tulungagung mempunyai beberapa program pencegahan dan penanganna perkawinan anak antara lain seperti konsultasi gratis, forum anak, kegiatan pemberdayaan perempuan, bina keluarga remaja, pusat informasi dan konseling remaja, program generasi remaja, pemberian alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur, pendampingan khusus bagi ibu hamil. Dari beberapa program yang telah dilakukan oleh dinas keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tersebut telah berjalan cukup baik, didalam pelaksanaan program tersebut juga ada beberapa faktor penghambat dan pendukungnya. Dari faktor penghambatnya berupa hal koordinasi antar lembaga, keterbatasan sumber daya, serta pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif perkawinan anak, sementara untuk faktor pendukungnya adalah tim yang solid dari beberapa bidang di dinas tersebut, memiliki koordinasi yang baik antara instansi lain. 2) Implementasi program Dinas keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Tulungagung menunjukkan peran strategis pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak, yang selaras dengan prinsip hadhanah dalam hukum keluarga Islam. Melalui berbagai program edukatif, dinas keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tidak hanya menjamin pemenuhan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, tetapi juga memperkuat kapasitas orang tua dalam melaksanakan tanggung jawab pengasuhan. Dengan demikian, program-program ini menjadi bentuk nyata perlindungan anak.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 126102213305 SITI NUR RO AZAH APRILIA |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:22 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:22 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
