AYU SYIVA DEVANTY, 12402193154 and CITRA MULYA SARI, 199305272019032031 (2026) PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, UPAH MINIMUM KERJA, DAN INDEKS HARGA KONSUMEN TERHADAP INFLASI DI PROVINSI JAWA TIMUR. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (360kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (498kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (548kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (16MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum Kerja dan Indeks Harga Konsumen Terhadap Inflasi di Provinsi Jawa Timur” ini ditulis oleh Ayu Syiva Devanty NIM 12402193154, dengan dosen pembimbing Citra Mulya Sari, S.E.Sy., M.E. Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, UMK, IHK, dan Inflasi Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi inflasi di Provinsi Jawa Timur sepanjang periode 2020 hingga 2024 merepresentasikan dinamika ekonomi yang fluktuatif akibat guncangan eksternal dan proses pemulihan domestik. Pada awal periode (2020-2021), inflasi menunjukkan tren perlambatan atau disinflasi yang signifikan sebagai konsekuensi dari kontraksi permintaan agregat selama masa pandemi COVID-19. Namun, memasuki tahun 2022 hingga 2023, Jawa Timur menghadapi tekanan inflasi yang bersumber dari kenaikan harga komoditas global dan penyesuaian harga energi domestik, yang memicu fenomena cost-push inflation. Implikasi negatif inflasi dapat menyebabkan penurunan investasi, meningkatkan pengangguran, krisis keuangan, serta terhambatnya pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Tingkat inflasi di Jawa Timur terjadi karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya seperti pertumbuhan ekonomi, upah minimum kerja, dan indeks harga konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, upah minimum kerja, dan indeks harga konsumen terhadap tingkat inflasi di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pengambilan sampel berupa data tahunan pada 8 kabupaten dan kota periode 2020 sampai 2024 sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dan data diolah menggunakan software E-Views 10. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Variabel pertumbuhan ekonomi, upah minimum kerja, dan indeks harga konsumen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap inflasi di Jawa Timur, (2) Pertumbuhan Ekonomi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi di Jawa Timur, (3) Upah Minimum kerja secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi di Jawa Timur, (4) Indeks harga konsumen secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi di Jawa Timur. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi Pemerintah Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Provinsi Jawa Timur. Mengingat pertumbuhan ekonomi dan upah minimum kerja berkontribusi signifikan terhadap kenaikan inflasi, maka diperlukan kebijakan yang bersifat kontra-siklis dan terukur untuk menyeimbangkan akselerasi ekonomi dengan stabilitas harga.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Kinerja |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 12402193154 AYU SYIVA DEVANTY |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 06:23 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 06:23 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69608 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
