PENGALAMAN BATIN IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN TRENGGALEK

WAHYU SEPTIANAWATI, 1860303222025 and MUHAMAD FATONI, 198402232023211012 (2026) PENGALAMAN BATIN IBU YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN TRENGGALEK. [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (255kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (244kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (285kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (211kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (203kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (824kB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Pengalaman Batin Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek” disusun oleh Wahyu Septianawati, NIM, 1860303222025 Pembimbing Dr. Muhammad Fatoni, M.Pd.I Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus , Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek, Pengalaman Batin Pengalaman batin ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus merupakan sebuah proses psikologis dan spiritual yang berlangsung secara dinamis. Pada tahap awal, ibu mengalami guncangan emosional berupa perasaan terkejut, sedih, kecewa, cemas, bahkan penolakan terhadap kenyataan yang dihadapi. Seiring berjalannya waktu, para ibu berusaha mengelola gejolak batin melalui strategi coping untuk pemecahan masalah dan pengendalian emosi. Sehingga proses tersebut mengubah sudut pandang para ibu sebagai sarana pembelajaran hidup yang memberikan makna baru tentang kesabaran, keihlasan, dan keteguhan diri. Dengan demikian, pengalaman mengasuh anak berkebutuhan khusus tidak hanya membentuk ketahanan psikologis ibu, melainkan juga mendorong terjadinya transformasi makna hidup yang memperkuat dimensi spiritual dan penerimaan diri dalam menalani peran sebagai orang tua Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perasaan ibu ketika mengetahui anaknya berkebutuhan khusus. Untuk mengetahui penanganan dalam mengatasi gejolak batin ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Untuk mengetahui makna ibu anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti berperan aktif dalam pengumpulan data, kehadiran peneliti menjadi peran utama dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dari sudut pandang lima ibu dan dokumentasi sebagai pendukung penelitian. Teknis analisis data menggunakan empat alur teori Miles dan Huberman yaitu dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1) Perasaan Ibu ketika mengetahui diagnosis anak mengalami guncangan emosional berupa rasa hancur, syok, kesedihan yang mendalam, stress hingga menunjukkan pengalaman denial pada keadaan 2) Cara ibu mengatasi gejolak batin yaitu dengan menerapkan strategi coping yang menggabungkan pengelolaan emosi dan pendekatan spiritual 3) Cara ibu memaknai kenyataan memiliki ABK dengan mengubah sudut pandang, awalnya menganggap anak sebagai beban, cobaan dan karma atas masa lalu menjadi sebuah amanah dari Allah SWT yang harus dirawat dengan sebaik-baiknya

Item Type: Skripsi
Subjects: Psikologi > Psikologi sosial
Agama > Tasawuf
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Tasawuf Psikoterapi
Depositing User: 1860303222025 WAHYU SEPTIANAWATI
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:48
Last Modified: 21 Jul 2026 04:48
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/69694

Actions (login required)

View Item View Item