SAFA NAURA AMELIA, 126309211042 and REFKI RUSYADI, 198612272023211020 (2026) DINAMIKA SOSIAL ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DALAM REPRODUKSI DISKRIMINASI (Studi Kasus pada ODHA di Kabupaten Tulungagung). [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (490kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (69kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (211kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (141kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (404kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (125kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (669kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dari bagaimana komunitas orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menghadapi diskriminasi. Tingginya angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Tulungagung yang mencapai 4.350 kasus hingga September 2025, di mana seseorang yang hidup dengan kondisi tersebut masih kerap menghadapi diskriminasi yang menghambat hidup mereka. Sehubungan dengan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Tulungagung dalam mereproduksi diskriminasi sosial. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil analisis menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens mengungkapkan bahwa orang dengan HIV/AIDS (ODHA) merupakan bentuk dualitas antara agency dan struktur. Secara agency, ODHA mengubah cara pandang terhadap statusnya dari beban moral menjadi kondisi kesehatan yang dapat dikendalikan. Hal tersebut membuat ODHA mengubah struktur sosial yang diskriminatif melalui kampanye sosialisasi, ODHA menentang diskriminasi dengan menciptakan sumber daya baru melalui Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), hingga keterbukaan akan status positif mereka. Dengan faktor dukungan keluarga, pendamping, tenaga kesehatan, Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), dan penguatan secara spiritual menjadi pendorong utama ODHA resilien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa resiliensi bukan sekadar kemampuan bertahan secara psikologis, namun tindakan komunitas ODHA sebagai agen mampu mereproduksi struktur sosial yang lebih inklusif dan minim diskriminasi di Kabupaten Tulungagung. Kata kunci: Dinamika Sosial, Orang Dengan HIV/AIDS, Diskriminasi
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Sosiologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | 126309211042 SAFA NAURA AMELIA |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 03:37 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 03:37 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70032 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
