BERLYAN IVANA PUTRI MAHARANI, 1860211221009 and MUHAMMAD LUQMAN HAKIM ABBAS, 198802172023211025 (2026) PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN PHET SIMULATION TERHADAP KETERAMPILAN KERJA ILMIAH DAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI PEMANASAN GLOBAL SISWA KELAS X SMAN 1 REJOTANGAN. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (748kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (293kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (531kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (418kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (666kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (288kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan PhET Simulation Terhadap Keterampilan Kerja Ilmiah dan Hasil Belajar Fisika Materi Pemanasan Global Siswa Kelas X SMAN 1 Rejotangan” ditulis oleh Berlyan Ivana Putri Maharani, NIM. 1860211221009, Program Studi Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dibimbing oleh Bapak Muhammad Luqman Hakim Abbas, S.Si., M.Pd. Kata Kunci: Discovery Learning, PhET Simulation, Keterampilan Kerja Ilmiah, Hasil Belajar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang memiliki keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar yang masih rendah, terutama pada mata pelajaran fisika materi pemanasan global. Rendahnya keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga pembelajaran menjadi kurang menarik dan belum memanfaatkan media pembelajaran interaktif. Penerapan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation diharapkan dapat membantu siswa dalam belajar fisika sehingga keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa lebih baik dibandingkan dengan model direct instruction. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui adanya perbedaan keterampilan kerja ilmiah siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan; (2) Mengetahui adanya perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan; dan (3) Mengetahui adanya perbedaan keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Rejotangan berjumlah 363 siswa. Sampel yang digunakan adalah kelas X-D dan kelas X-G. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas), uji prasyarat (uji normalitas, uji homogenitas), dan uji hipotesis (uji-t, uji MANOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan keterampilan kerja ilmiah siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang memperlihatkan nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. (2) Ada perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang memperlihatkan nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. (3) Ada perbedaan keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji MANOVA yang memperlihatkan nilai sig. 0,001 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa yang menggunakan model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation dengan model Direct Instruction pada materi pemanasan global di kelas X SMAN 1 Rejotangan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Discovery Learning berbantuan PhET Simulation terhadap keterampilan kerja ilmiah dan hasil belajar fisika materi pemanasan global siswa kelas X SMAN 1 Rejotangan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Fisika |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan > Tadris Fisika |
| Depositing User: | 1860211221009 BERLYAN IVANA PUTRI MAHARANI |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:51 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 01:51 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70314 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
