TRADISI LARUNG SEMBUNYO SEBAGAI SARANA DAKWAH PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi Kasus Kawasan Pesisir Pantai Popoh Tulungagung)

MOHAMAD ASROFI SIDQON, 1880511240001 and AHMAD MUHTADI ANSHOR, 197007202000031001 and EKO SISWANTO, 197902032008011009 (2026) TRADISI LARUNG SEMBUNYO SEBAGAI SARANA DAKWAH PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi Kasus Kawasan Pesisir Pantai Popoh Tulungagung). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (768kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (198kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (221kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (383kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (429kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (400kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (224kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (213kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Mohamad Asrofi Sidqon, NIM. 1880511240001, Tradisi Larung Sembunyo sebagai Sarana Dakwah ditinjau dari Maslahah (Studi Kasus Kawasan Pesisir Pantai Popoh Tulungagung), Prodi Studi Islam Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2026, Pembimbing : Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Ansor, M.Ag., Dr. Eko Siswanto, M.H.I. Kata Kunci : Larung Sembunyo, Dakwah, Maslahah. Konteks penelitian berasal dari keingintahuan masyarakat non pesisir dalam menelisik tradisi larung sembunyo sebagai sarana dakwah ditinjau dari Maslahah. Tradisi Larung Sembunyo yang dimaksud yaitu suatu upacara sakral pada bulan Muharram untuk menunjukkan rasa syukur kepada Allah SWT, sesama makhluk hingga alam sekitar. Larung Sembunyo versi masyarakat awan disebut upacara untuk hal hal ghoib. Peneliti mengambil fokus dan pertanyaan penelitian sebagai berikut: 1. Bagaimana masyarakat pesisir Pantai Popoh Tulungagung melaksanakan Tradisi Larung Sembunyo? 2. Bagaimana nilai-nilai konteks dakwah yang terkandung dalam Tradisi Larung Sembunyo di Pantai Popoh Kecamatan Besuki Tulungagung? 3. Bagaimana analisis terhadap Tradisi Larung Sembunyo di Pantai Popoh Tulungagung dalam Perspektif Maslahah? Tujuan penelitian ini, antara lain: 1. Mengetahui tradisi Larung Sembonyo yang dilakukan oleh masyarakat pesisir Pantai Popoh Tulungagung. 2. Menganalisis dan meneliti nilai-nilai konteks dakwah yang terkandung dalam Tradisi Larung Sembunyo di Pantai Popoh Kecamatan Besuki, Tulungagung. 3. Menganalisis terhadap Tradisi Larung Sembunyo di Pantai Popoh Tulungagung dalam Perspektif Maslahah. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research) penelitian yang mengangkat data dan permasalahan yang ada di dalam masyarakat yang didasarkan pada observasi langsung dan pengumpulan data di tempat objek penelitian. Penelitian langsung dilakukan pada objek, sehingga penelitian ini adalah penelitian yang paling banyak diintregasikan dengan penelitian yang menggambarkan metodologis fenomenologi yang ada pada Tradisi Larung Sembunyo sebagai sarana dakwah perspektif Maslahah. Pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan dan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1. Pelaksanaan Tradisi Larung Sembunyo sebagai bentuk warisan turun temurun di Pesisir Pantai Popoh. 2. Tradisi Larung Sembunyo sebagai sarana media dakwah kultural. 3. Tradisi Larung Sembunyo memenuhi unsur kemaslahatan yang diakui dalam syariat Islam.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Hukum > Hukum Islam
Hukum > Hukum Keluarga Islam
Manajemen Dakwah
Masyarakat Islam
Pendidikan Islam
Ilmu Pengetahuan Sosial > Sosiologi
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Studi Islam
Depositing User: 1880511240001 MOHAMAD ASROFI SIDQON
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:19
Last Modified: 06 Aug 2026 04:19
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70475

Actions (login required)

View Item View Item