MUHAMMAD IZUL HAQ, 1860102223273 and AHMAD MUHTADI ANSHOR, 197007202000031001 (2026) MENUNDA MENIKAH PADA WANITA KARIER PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN FEMINISME DI DESA SAMBIROBYONG SUMBERGEMPOL TULUNGAGUNG. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (96kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (137kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (708kB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Menunda Menikah Pada Wanita Karier Perspektif Hukum Islam dan Feminisme di Desa Sambirobyong Sumbergempol Tulungagung” ini ditulis oleh Muhammad Izul Haq, NIM. 1860102223273, dengan pembimbing Prof. Dr. H. Ahmad Muhtadi Anshor, M.Ag. Kata kunci: Feminisme, Hukum Islam, Menunda pernikahan, Wanita Karier Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya konstruksi sosial patriarki dalam masyarakat pedesaan yang menempatkan pernikahan sebagai norma utama bagi perempuan, sementara realitas modern menunjukkan meningkatnya fenomena wanita karier yang memilih menunda menikah. Kondisi ini menimbulkan ketegangan antara tuntutan sosial, norma agama, dan kesadaran individu perempuan dalam menentukan pilihan hidupnya. Adapun fokus dan pertanyaan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Apa faktor-faktor menunda menikah sebagai pilihan wanita karier di Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung?; 2) Bagaimana fenomena menunda menikah pada wanita karier ditinjau dalam perspektif Hukum Islam dan feminisme?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis . Data dikumpulkan yuridis-empiris melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan wanita karier sebagai pokok penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pendekatan analisis tematik untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penundaan pernikahan pada wanita karier di Desa Sambirobyong dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu keinginan mencapai kemandirian finansial, pengembangan karier dan pendidikan, kesiapan psikologis serta emosional, dan pengalaman personal dalam relasi maupun lingkungan keluarga. Sebagian informan memilih menunda menikah karena ingin memiliki pekerjaan dan penghasilan yang stabil, membantu ekonomi keluarga, serta memastikan kesiapan mental sebelum menjalani kehidupan rumah tangga. Selain itu, pengalaman melihat konflik rumah tangga, trauma hubungan, dan tingginya standar dalam memilih pasangan turut memengaruhi keputusan tersebut.2) Dalam perspektif Hukum Islam, menunda pernikahan tidak dipandang sebagai sesuatu yang dilarang selama dilakukan atas dasar kesiapan dan bertujuan menghindari kemudaratan, karena Islam menekankan pentingnya kemampuan ekonomi, emosional, dan tanggung jawab dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Sementara itu, dalam perspektif feminisme, fenomena ini mencerminkan perubahan kesadaran perempuan yang mulai memandang dirinya sebagai subjek yang memiliki hak menentukan pilihan hidup, sehingga pernikahan tidak lagi diposisikan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan perempuan di tengah kuatnya budaya patriarki dalam masyarakat pedesaan.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | 1860102223273 MUHAMMAD IZUL HAQ |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:45 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:45 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70626 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
