TANGGUNG JAWAB AYAH SEBAGAI SINGLE PARENT TERHADAP KEBUTUHAN ANAK PASCA PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar)

MUHAMMAD ALFI NUR FUAD, 1860102222138 and MASHURI, 196509131997031001 (2026) TANGGUNG JAWAB AYAH SEBAGAI SINGLE PARENT TERHADAP KEBUTUHAN ANAK PASCA PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (815kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (766kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (268kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (565kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (761kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (376kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (583kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (425kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Tanggung Jawab Ayah Sebagai Single Parent Terhadap Kebutuhan Anak Pasca Perceraian dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar)” ini ditulis oleh Muhammad Alfi Nur Fuad NIM 1860102222138, dengan pembimbing Drs. Mashuri, M.H.I. Kata Kunci: Tanggung Jawab Ayah, Single Parent, Perceraian, Pemenuhan Kebutuhan Anak, Hukum Islam Perceraian yang terus meningkat, termasuk di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, berdampak pada munculnya ayah sebagai single parent. Dalam kondisi ini, ayah harus menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh anak. Tantangan tersebut tetap harus dijalankan karena menurut hukum Islam, tanggung jawab ayah dalam memenuhi kebutuhan anak tidak gugur meskipun perkawinan telah berakhir. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini difokuskan pada dua rumusan masalah, yaitu: bagaimana pelaksanaan tanggung jawab ayah sebagai single parent terhadap pemenuhan kebutuhan anak pasca perceraian di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, serta bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pelaksanaan tanggung jawab tersebut. Rumusan masalah ini menjadi dasar dalam memahami keterkaitan antara realitas sosial keluarga single parent dan ketentuan normatif dalam hukum Islam. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baik secara teoritis maupun praktis bagi pengembangan kebijakan sosial dan penguatan peran lembaga keagamaan dalam mendampingi keluarga pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap tujuh informan ayah single parent. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa para ayah single parent tetap berupaya menjalankan tanggung jawabnya secara maksimal meski menghadapi berbagai keterbatasan. Pemenuhan kebutuhan ekonomi anak sebagian besar bertumpu pada sektor pertanian dan pekerjaan sampingan, pengasuhan dilakukan secara mandiri dengan tingkat dukungan keluarga yang bervariasi, sementara kebutuhan pendidikan formal maupun keagamaan tetap menjadi prioritas utama. Kehadiran emosional ayah juga menjadi strategi penting dalam mengisi kekosongan peran ibu, meskipun perceraian tetap menimbulkan dampak psikologis pada anak yang dapat diminimalisir melalui komunikasi yang terbuka. Hambatan yang dihadapi meliputi faktor ekonomi, waktu, psikologis, dan stigma sosial. Secara keseluruhan, pelaksanaan tanggung jawab tersebut sejalan dengan prinsip hukum Islam mengenai kewajiban nafkah, hadhanah, dan tarbiyah yang tidak gugur akibat perceraian, sehingga diperlukan dukungan berkelanjutan dari masyarakat, lembaga keagamaan, dan pemerintah untuk memperkuat peran ayah single parent dalam keluarga pasca perceraian.

Item Type: Skripsi
Subjects: Hukum > Hukum Keluarga Islam
Divisions: Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: 1860102222138 MUHAMMAD ALFI NUR FUAD
Date Deposited: 12 Aug 2026 01:25
Last Modified: 12 Aug 2026 01:25
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/70883

Actions (login required)

View Item View Item