PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI (Study Exploratory Mixed Methods di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung)

ALDO KRISDIANTO, 1880506230016 and AGUS ZAENUL FITRI, 198108012009121004 and ZAINI FASYA, 197004082007011029 (2025) PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI (Study Exploratory Mixed Methods di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung). [ Thesis ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (549kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (184kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (201kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (212kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (360kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[img] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text
DAFTAR RUJUKAN.pdf

Download (188kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tesis dengan judul “Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PAI (Study Exploratory Mixed Methods di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung)” ini ditulis oleh Aldo Krisdianto, NIM. 1880506230016, dengan dosen pembimbing Prof. Dr. H. Agus Zaenul Fitri, M.Pd. dan Dr. H. Zaini Fasya, S.Ag., M.Pd.I. Kata Kunci: pembelajaran berdiferensiasi, hasil belajar, PAI Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil tes PISA peserta didik Indonesia pada tahun 2022 lalu. Tes PISA tersebut mengukur kemampuan matematika, literasi, sains, dan berpikir kreatif peserta didik yang berusia 15 tahun sebagai bentuk evaluasi sistem pendidikan yang ada di dunia. Hasil tes PISA Indonesia memperoleh skor 366 untuk matematika, 359 untuk literasi, 383 untuk sains, dan skor 19 untuk kemampuan berpikir kreatif, sedangkan skor rata-rata global menunjukkan 472 untuk matematika, 476 untuk literasi, 485 untuk sains, dan 60 untuk kemampuan berpikir kreatif. Hal tersebut sudah mengindikasikan bahwa Indonesia mendapatkan skor yang jauh di bawah rata-rata. Merespons hal tersebut, pemerintah kemudian menetapkan penerapan kurikulum Merdeka Belajar yang mengedepankan pendekatan pembelajaran yang berdiferensiasi untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, terutama pada mata pelajaran PAI menarik untuk diteliti lebih lanjut. Penelitian ini memfokuskan pada (1) strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, (2) implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, (3) asesmen pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, (4) pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, (5) pengaruh implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, (6) pengaruh asesmen pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung, dan (7) pengaruh strategi, implementasi dan asesmen pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung. Penelitian ini termasuk jenis penelitian gabungan (mixed methods) model sequential exploratory, yaitu pengumpulan data kualitatif dan dianalisis terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif untuk menguatkan hasil temuan kualitatif. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Kedungwaru Tulungagung pada peserta didik kelas XI mata pelajaran PAI. Teknik pengumpulan data kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data sesuai dengan tahapan analisis Miles dan Hubberman, yakni kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicek menggunakan uji kredibilitas (memperpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan peneliti, triangulasi, menggunakan bahan referensi yang tepat), uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan uji konfirmabilitas. Sedangkan teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan angket. Analisis data menggunakan uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji prasyarat (normalitas, linieritas, multikolinieritas, heteroskedasitisitas), dan uji hipotesis (regresi linier sederhana dan ganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar dilakukan melalui diferensiasi konten dengan menyediakan berbagai format materi, diferensiasi proses dengan kegiatan berjenjang, penjelasan materi dari mudah ke sulit, pembelajaran kelas-kelompok-individu, game pembelajaran, fleksibilitas pengumpulan tugas, dan diferensiasi produk dengan memberikan pilihan dan beragam tugas produk. (2) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar dilakukan melalui tahapan kegiatan pendahuluan dengan pemberian motivasi, apersepsi dan pertanyaan pemantik, kegiatan inti dengan pelaksanaan diferensiasi konten, proses, produk dan kegiatan penutup dengan penjelasan kembali dan refleksi. (3) Asesmen pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar dilakukan melalui asesmen diagnostik, formatif dan sumatif dengan ranah kognitif berupa ulangan, tugas individu, ranah afektif berupa kedisiplinan, keaktifan dan ranah psikomotorik dengan pembuatan media pembelajaran, game pembelajaran, tugas makalah, tugas hafalan ayat dan terjemahannya. (4) Strategi pembelajaran berdiferensiasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dibuktikan dengan perbandingan t hitung dengan t tabel sebesar 3,949 > 1,971 sehingga Ha diterima H0 ditolak, besarnya pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi sebesar 68% terhadap peningkatan hasil belajar. (5) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh signifikan, dibuktikan dengan perbandingan t hitung dengan t tabel menunjukkan jika t hitung lebih besar daripada t tabel (3,519 > 1,971) sehingga Ha diterima H0 ditolak, besarnya pengaruh implementasi pembelajaran berdiferensiasi sebesar 55% terhadap hasil belajar. (6) Asesmen pembelajaran berdiferensiasi memiliki pengaruh positif dan signifikan, dibuktikan dengan perbandingan t hitung lebih besar daripada t tabel sebesar 3,851 > 1,971 sehingga Ha diterima H0 ditolak, besarnya pengaruh asesmen pembelajaran berdiferensiasi sebesar 65% terhadap peningkatan hasil belajar. (7) Secara keseluruhan, pembelajaran berdiferensiasi yang meliputi strategi, implementasi dan asesmen memberikan pengaruh signifikan dan positif yang dibuktikan dengan perbandingan F hitung dengan F tabel sebesar 7,656 lebih besar daripada 3,04 sehingga Ha diterima H0 ditolak, besarnya pengaruh pembelajaran berdiferensiasi sebesar 98% terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.

Item Type: Thesis (UNSPECIFIED)
Subjects: Pendidikan > Hasil Belajar
Pendidikan > Pendidikan Menengah Atas
Pendidikan > Strategi Pembelajaran
Divisions: Pascasarjana > Thesis > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: 1880506230016 ALDO KRISDIANTO
Date Deposited: 18 Aug 2026 09:08
Last Modified: 18 Aug 2026 09:08
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71050

Actions (login required)

View Item View Item