MUHAMMAD JAZULI MAKHRUS, 1860301222069 and AFRIZAL EL ADZIM SYAHPUTRA, (2026) TELAAH QIRA’AT IMAM ĀṢIM DAN IMAM NĀFI’: ANALISIS PERBEDAAN BACAAN QS. TAHA AYAT 1-10. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (661kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (277kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (174kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (356kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (527kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (132kB) |
Abstract
Qirā’āt merupakan salah satu cabang penting dalam kajian ‘Ulūm al-Qur’ān yang membahas keragaman bacaan al-Qur’an yang diriwayatkan secara mutawātir dari Nabi Muhammad SAW. Perbedaan qirā’āt tidak dipahami sebagai bentuk pertentangan, melainkan sebagai variasi bacaan yang mencerminkan keluasan makna dan kekayaan bahasa al-Qur’an. Dalam kajian akademik, variasi bacaan tersebut memiliki pengaruh terhadap pemahaman makna ayat serta memberikan kontribusi dalam penafsiran al-Qur’an. QS. Ṭāhā ayat 1–10 menjadi salah satu bagian al-Qur’an yang memuat variasi bacaan antara Imam Āṣim dan Imam Nāfi’, sehingga menarik untuk dikaji melalui pendekatan komparatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perbedaan qirā’āt antara Imam Āṣim dan Imam Nāfi’ dalam QS. Ṭāhā ayat 1–10 serta menjelaskan karakteristik perbedaan bacaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Teknik analisis yang digunakan adalah metode komparatif dengan membandingkan bacaan kedua imam berdasarkan riwayat yang terdapat dalam kitab-kitab qirā’āt dan tafsir klasik, seperti Hirz al-Amānī wa Wajh al-Tahānī, Faid al-Barakāt fī Sab’ al-Qirā’āt, Tafsīr al-Ṭabarī, dan Tafsīr al-Qurṭubī. Analisis difokuskan pada bentuk-bentuk perbedaan qirā’āt serta karakteristik bacaan yang muncul dalam QS. Ṭāhā ayat 1–10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan qirā’āt antara Imam Āṣim dan Imam Nāfi’ dalam QS. Ṭāhā ayat 1–10 meliputi perbedaan pada aspek panjang pendek bacaan (mad), imālah, tashīl, dan variasi dialek pengucapan lafaz tertentu. Perbedaan tersebut pada umumnya tidak mengubah makna pokok ayat, tetapi memberikan nuansa bacaan yang beragam dan memperkaya pemahaman terhadap kandungan al-Qur’an. Selain itu, karakteristik qirā’āt Imam Nāfi’ tampak lebih dominan pada aspek kelenturan bacaan dan variasi dialektal, sedangkan qirā’āt Imam Āṣim cenderung mempertahankan bentuk bacaan yang lebih umum digunakan di dunia Islam. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa perbedaan qirā’āt merupakan bagian dari kekayaan linguistik al-Qur’an yang memiliki nilai ilmiah dalam pengembangan kajian qirā’āt dan tafsir. Kata Kunci: Qirā’āt, Imam Āṣim, Imam Nāfi’, QS. Ṭāhā, Perbedaan Bacaan qirā’āt.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Al Quran |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Al-Quran Dan Tafsir |
| Depositing User: | 1860301222069 MUHAMMAD JAZULI MAKHRUS |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 09:32 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 09:32 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
