PEMAHAMAN HADIS ANJURAN MEMPUNYAI ANAK SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF TERHADAP FENOMENA CHILDFREE (Studi Komparasi Kitab Iba ̅nat al-Ahkam Dan Kitab Subul al-Sala ̅m)

MUHAMAD ALI HUSAIN, 126312201023 (2024) PEMAHAMAN HADIS ANJURAN MEMPUNYAI ANAK SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF TERHADAP FENOMENA CHILDFREE (Studi Komparasi Kitab Iba ̅nat al-Ahkam Dan Kitab Subul al-Sala ̅m). [ Skripsi ]

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (267kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (215kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (356kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (456kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (599kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (339kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (440kB)

Abstract

ABSTRAK Muhamad Ali Husain, NIM 126312201023, Pemahaman Hadis Anjuran Mempunyai Anak Sebagai Langkah Preventif Terhadap Fenomena Childfree Studi (Komparasi Kitab Iba ̅nat al-ahkam Dan Subul Al-sala ̅m), Program Studi Ilmu Hadits, Jurusan Hadits, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, 2024, Pembimbing: Ahmat Saepuloh M.Ag. Kata Kunci: Pemahaman Hadis, Childfree Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena tren baru di zaman sekarang yaitu childfree, childfree merupakan kondisi dimana seseorang yang dengan sengaja memilih untuk tidak memiliki anak dan tidak melanjutkan keturunan dalam pernikahan mereka. Pada awalnya kemunculan fenomena childfree ini cukup membuat orang terkejut, namun lama kelamaan fenomena ini terjadi dan mulai dijadikan pilihan setiap pasangan. Bagi mereka keputusan untuk memiliki anak sangat dipertimbangkan dengan masalah kesiapan mental dan finansial, namun mereka juga tidak mau disebut egois oleh orang yang tidak sepemikiran dengannya. Sedangkan didalam agama Islam pernikahan dan perkawinan merupakan bagian penting dalam kehidupan yang dianugrahkan Allah SWT termasuk memiliki anak. Berdasarkan fenomena ini ada hadis yang menjelaskan mengenai anjuran memiliki keturunan yang akan peneliti angkat dari kitab Iba ̅nat al-Ahkam dan kitab Subul al-Sala ̅m , dan bagaimana kontribusi kedua kitab. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: 1) Bagaimana konsep fenomena childfree berdasarkan perspektif hadis? 2) Bagaimana metodologi pada kitab Iba ̅nat al-Ahkam karya Alawi Abbas al-Maliki dan kitab Subul al-Sala ̅m karya Imam Ṣan’an ̅i dalam menjelaskan anjuran memiliki keturunan? 3) Bagaimana kontribusi hadis anjuran memiliki anak dalam mencegah atau meminimalisir terjadinya fenomena childfree?. Dan adapun yang menjadi tujuan penelitian yaitu: 1) Untuk mengetahui bagaimana konsep childfree berdasarkan perspektif hadis. 2) Untuk memahami metodologi pada kitab Iba ̅nat al-Ahkam karya Alawi Abbas al-Maliki dan kitab Subul al-Sala ̅m karya Imam Ṣan’an ̅i dalam menjelaskan anjuran memiliki anak. 3) Untuk mendeskripsikan kontribusi hadis anjuran memiliki anak dalam mencegah fenomena childfree. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah kualitatif dengan jenis penelitian library research, dan teknik pengumpulan data penulis menggunakan teknik dokumentatif dengan cara mengumpulkan data dari dokumen yang difokuskankan pada kitab dan jurnal. Serta teknik analisis data yang digunakan penulis yaitu teknik studi literatur berupa pengumpulan data pustaka dan mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perspektif hadis pada kitab Iba ̅nat al-Ahkam karya Alawi Abbas al-Maliki dan kitab Subul al-Sala ̅m karya Imam Ṣan’an ̅i mengenai fenomena childfree, bahwa fenomena ini tidak dianjurkan dalam Islam dan pada kedua kitab ini dijelaskan bahwa menikah dan berkahwin merupakan ibadah yang harus dilakukan kerana Allah SWT. 2) Metodologi pada kitab Iba ̅nat al-Ahkam menggunakan metode ijmali yang dilakukan secara ringkas namun tetap dengan menjelaskan makna hadis metode tahlili dalam menjelaskan seluruh aspek hadus. Dan kitab Subul al-Sala ̅m menggunakan metode maudhu’i dan tahlili dengan cara mengumpulkan hadis-hadis yang terkait dan menyimpulkan makna hadis mengenai anjuran memiliki keturunan. 3) Kontribusi pada kitab Iba ̅nat al-Ahkam dan kitab Subul al-Sala ̅m yang didalamnya jelas menentang adanya tren fenomena childfree saat ini, setidaknya dengan adanya hadis-hadis pada kitab ini bisa dipelajari dan dibaca supaya dapat meminimalisir terjadinya fenomena childfree.

Item Type: Skripsi
Subjects: Agama > Al Hadist
Bimbingan dan Konseling Islam > Kepribadian
Bimbingan dan Konseling Islam > Sosial
Divisions: Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah > Ilmu Hadits
Depositing User: 126312201023 MUHAMAD ALI HUSAIN
Date Deposited: 14 Sep 2026 06:30
Last Modified: 14 Sep 2026 06:30
URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/72075

Actions (login required)

View Item View Item