SALSABILA MALIDA WAHDANI, 1860402221069 and RENDRA ERDKHADIFA, 199002102019031014 (2026) PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, EKSPOR, IMPOR, SUKU BUNGA, DAN NILAI TUKAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA. [ Skripsi ]
|
Text
COVER.pdf Download (598kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (254kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (414kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (498kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (683kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (212kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Skripsi dengan judul “Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Ekspor, Impor, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Terhadap Inflasi di Indonesia” yang ditulis oleh Salsabila Malida Wahdani, NIM. 1860402221069, Program Studi Ekonomi Syariah, Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dibimbing oleh Rendra Erdkhadifa, M.Si. Kata Kunci: Inflasi, Jumlah Uang Beredar, Ekspor, Impor, Suku Bunga, Nilai Tukar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ketidaksesuaian antara target inflasi yang ditetapkan Bank Indonesia dengan inflasi aktual yang terjadi di Indonesia selama periode 2019-2024. Inflasi merupakan indikator makroekonomi yang sangat penting dalam mencerminkan stabilitas perekonomian suatu negara. Tingkat inflasi yang terkendali mampu menjaga daya beli msyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Namun, fluktuasi inflasi yang terjadi, terutama lonjakan tertinggi pada tahun 2022 sebesar 5,51% akibat konflik geopolitik global, serta inflasi yang terlalu rendah pada tahun 2024 sebesar 1,57% yang mengindikasikan melemahnya daya beli masyarakat, menunjukkan perlunya penelitian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi agar kebijakan ekonomi dapat lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah uang beredar, eskpor, impor, suku bunga, dan nilai tukar terhadap inflasi di Indonesia dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data time series periode 2019-2024. Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan Error Correction Model (ECM) untuk melihat pengaruh variabel dalam jangka panjang maupun jangka pendek dengan bantuan software E-Views 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap inflasi dalam jangka panjang. ekspor dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi dalam jangka panjang. impor dan nilai tukar berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap inflasi dalam jangka panjang. Sedangkan dalam jangka pendek, variabel jumlah uang beredar, ekspor, impor, suku bunga, dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi.
| Item Type: | Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi > Mata Uang |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | 1860402221069 SALSABILA MALIDA WAHDANI |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:03 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:03 |
| URI: | http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/71486 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
